Breaking News

Home / Update Terbaru

Senin, 22 Juni 2026 - 14:19 WIB

Kapolres Langkat Dampingi Kakorbinmas Polri Dialog Kamtibmas Bersama Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat*

*LANGKAT* – VeranNews.com – Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, MSi mendampingi Kakorbinmas Polri Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si dalam kegiatan Sambang dan Dialog Kamtibmas bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda yang digelar di Lyza Outbound, Desa Pertumbukan, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Polres Langkat tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus penguatan sinergitas antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif di Kabupaten Langkat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo menyampaikan bahwa kehadiran Kakorbinmas Polri di Kabupaten Langkat merupakan bentuk perhatian dan komitmen Polri dalam memperkuat kemitraan dengan masyarakat serta meningkatkan peran aktif seluruh elemen dalam menciptakan keamanan di lingkungan masing-masing.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara Polri dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan seluruh lapisan masyarakat guna bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Langkat,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kakorbinmas Polri Irjen Pol. Mardiyono dalam arahannya mengapresiasi dukungan masyarakat Kabupaten Langkat yang selama ini turut menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Baca Juga:  Megah..! Pantauan Udara MTQ Riau ke-44 di Kuansing, Lapangan Bagaikan Lautan Cahaya

Ia menekankan pentingnya peran tiga pilar, yakni Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Kepala Desa/Lurah dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat secara cepat, tepat, dan humanis.

Kakorbinmas Polri juga menegaskan bahwa pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat dapat dioptimalkan melalui pendekatan preemtif dan preventif dengan mengedepankan edukasi, pembinaan, serta kemitraan yang kuat antara Polri dan masyarakat.

Pada kegiatan tersebut, Kakorbinmas Polri turut melakukan pengecekan langsung terhadap layanan Call Center 110 Polres Langkat.

Hasilnya, panggilan diterima dan ditindaklanjuti secara cepat dan responsif oleh operator, yang menunjukkan kesiapsiagaan personel Polres Langkat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain dialog kamtibmas, kegiatan juga diisi dengan tausiyah keagamaan, pemberian santunan kepada anak yatim, foto bersama, penanaman pohon, serta pelepasan burung sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan dan terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar serta mendapat sambutan positif dari para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan yang hadir.
*(Kamil Husein)*

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

*Pelaku Residivis Kasus Narkoba Kembali Ditangkap Satresnarkoba Polres Binjai*

Update Terbaru

Resta Aulia, Siswa MTs Babussalam Simandolak raih juara 1 lomba da’i cilik di FOKSI Cup Reborn 2026.

Update Terbaru

*Ditlantas Polda Riau Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas dan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini*

Update Terbaru

*Karutan Labuhan Deli Pimpin Penandatanganan Perjanjian Kinerja Pejabat Struktural*

Update Terbaru

Polres Kampar & Polsek Jajaran Serukan Larangan Karhutla: Patroli Keliling, Sosialisasi Hukum & Pemasangan Spanduk hingga ke Pelosok

Update Terbaru

Pemasangan Plang Kantor Hukum SUGIANTO, S.H., M.H. & REKAN beralamat di Jl. Jendral Sudirman No. 125, Ruko Lantai 2 kel. Tangkerang Selatan, kec. Buk

Update Terbaru

‎DIPIKAT MASTENAR, Inovasi Puskesmas Tenayan Raya Deteksi PTM Sejak Dini dan Cegah Komplikasi ‎ ‎Pekanbaru – Penyakit tidak menular (PTM) masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat yang membutuhkan perhatian serius. Hipertensi, diabetes melitus hingga kanker menjadi sejumlah penyakit yang dapat muncul akibat berbagai faktor, mulai dari gaya hidup, faktor genetik hingga rendahnya kesadaran masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. ‎ ‎Untuk menjawab tantangan tersebut, Puskesmas Tenayan Raya Kota Pekanbaru menghadirkan inovasi “DIPIKAT MASTENAR”, singkatan dari Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Bersama Puskesmas Tenayan Raya. ‎ ‎Inovasi ini dirancang sebagai upaya memperkuat deteksi dini, pencegahan serta penatalaksanaan penyakit tidak menular secara berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat mengetahui risiko penyakit lebih awal dan memperoleh penanganan yang tepat. ‎ ‎Kepala Puskesmas Tenayan Raya, Nel Afni Lahamid, S.KM., M.KM, menjelaskan bahwa berdasarkan data tahun 2023, dari total penduduk Kota Pekanbaru sebanyak 1.082.246 jiwa, baru sekitar 74.082 jiwa atau 6,8 persen yang mendapatkan layanan skrining PTM. ‎ ‎Dari jumlah tersebut, sebanyak 12.403 jiwa atau sekitar 16,7 persen diketahui memiliki risiko terhadap penyakit tidak menular. ‎ ‎Sementara di wilayah kerja Puskesmas Tenayan Raya, dari total 64.802 jiwa penduduk, sebanyak 11.924 jiwa atau 18,4 persen telah mendapatkan layanan skrining PTM. Dari hasil skrining tersebut, terdapat 4.054 jiwa atau sekitar 23,7 persen yang berisiko mengalami PTM. ‎ ‎“PTM yang banyak terjadi di antaranya hipertensi, diabetes melitus, kanker rahim serta gangguan kesehatan jiwa,” ujar Nel Afni. ‎ ‎Melihat kondisi tersebut, Puskesmas Tenayan Raya kemudian mengembangkan DIPIKAT MASTENAR sebagai langkah inovatif untuk memperluas deteksi dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan. ‎ ‎Bukan Sekadar Skrining ‎ ‎DIPIKAT MASTENAR tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi mencakup rangkaian pelayanan mulai dari edukasi, deteksi dini hingga pengelolaan pasien secara berkelanjutan. ‎ ‎Melalui inovasi ini, masyarakat mendapatkan proteksi kesehatan dan edukasi PTM, deteksi dini risiko penyakit melalui skrining kesehatan, serta peningkatan aktivitas fisik melalui kegiatan senam bersama Puskesmas Tenayan Raya. ‎ ‎Bagi masyarakat yang telah terdeteksi memiliki PTM, dilakukan pemeriksaan rutin setiap bulan sebagai bagian dari upaya pengendalian penyakit sekaligus mencegah terjadinya komplikasi. ‎ ‎Pelayanan juga diperkuat dengan kunjungan rumah bagi pasien risiko tinggi, layanan laboratorium, serta dukungan apotek Program Rujuk Balik (PRB) untuk memudahkan pasien mendapatkan obat secara rutin. ‎ ‎Hadirkan Konsep “One Stop Service” ‎ ‎Salah satu keunggulan DIPIKAT MASTENAR adalah konsep pelayanan berkelanjutan dengan pendekatan “one stop service”. ‎ ‎Melalui konsep tersebut, pasien tidak perlu berpindah-pindah tempat untuk mendapatkan pelayanan lanjutan. Skrining lanjutan, pemeriksaan laboratorium, pengambilan obat PRB hingga layanan fisioterapi dapat dilakukan di Puskesmas Tenayan Raya. ‎ ‎Konsep ini diharapkan membuat pelayanan kesehatan menjadi lebih mudah, cepat dan terintegrasi, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara rutin. ‎ ‎Tujuan utama inovasi DIPIKAT MASTENAR adalah mencegah terjadinya kasus PTM, terutama hipertensi, diabetes melitus dan kanker rahim. Selain itu, inovasi ini juga diarahkan untuk memastikan penderita mendapatkan pengelolaan dan penatalaksanaan yang tepat, mencegah komplikasi serta meningkatkan kualitas hidup pasien. ‎ ‎Dengan mengedepankan prinsip deteksi dini, pencegahan dan pelayanan berkelanjutan, DIPIKAT MASTENAR menjadi salah satu langkah Puskesmas Tenayan Raya dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus membangun kesadaran bahwa PTM dapat dicegah dan dikendalikan apabila diketahui sejak dini. ‎ ‎Pesan yang ingin dibangun pun sederhana: semakin cepat mengetahui risiko, semakin cepat pula langkah pencegahan dan pengobatan dapat dila

Update Terbaru

Potongan Video Viral Dinilai Menyesatkan, Menteri Imipas Minta Publik Saring Sebelum Sharing