Breaking News

Home / Update Terbaru

Jumat, 20 Februari 2026 - 03:11 WIB

Potongan Video Viral Dinilai Menyesatkan, Menteri Imipas Minta Publik Saring Sebelum Sharing

JAKARTA – Verannnews.com_-Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jend. Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., angkat bicara terkait viralnya potongan video yang menyebut dirinya menyindir kepala desa bertato. Ia menegaskan, narasi tersebut tidak benar dan telah dipelintir dari konteks sebenarnya.

Dalam keterangannya kepada Agus Flores, Menteri Imipas menegaskan bahwa pernyataan mengenai “tato” dan “penyakit mental” sama sekali tidak ditujukan kepada kepala desa mana pun. Ucapan tersebut, kata dia, secara spesifik mengarah kepada oknum pegawai Imigrasi yang terlibat kasus dugaan pemerasan terhadap warga negara asing (WNA) di Bali.

“Tolong diluruskan, itu konteksnya penegakan disiplin internal. Tidak ada kaitannya dengan kepala desa atau pihak lain di luar institusi,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pernyataan tersebut disampaikan dalam forum internal sebagai bentuk ketegasan terhadap aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Saat itu, ia menyoroti dugaan praktik pemerasan yang mencoreng nama baik institusi dan langsung menginstruksikan agar proses hukum terhadap oknum yang terlibat sindikat pemerasan turis asing dijalankan tanpa kompromi.

Baca Juga:  Lapas Narkotika Rumbai Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkoba di BNNP Riau

Menurutnya, setiap pegawai Imipas wajib mempedomani aturan kepegawaian dan menjaga integritas. Tidak ada ruang bagi penyalahgunaan wewenang, apalagi yang merugikan masyarakat dan mencederai kepercayaan publik.

Viralnya potongan video tanpa konteks dinilai berpotensi menyesatkan opini publik. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh potongan informasi yang tidak utuh.

“Jangan langsung percaya potongan video yang tidak lengkap. Saring sebelum sharing,” pesannya.

Klarifikasi ini sekaligus menegaskan komitmen Menteri Imipas dalam menegakkan disiplin dan membersihkan institusi dari praktik-praktik menyimpang, tanpa harus menyeret pihak lain yang tidak berkaitan dengan persoalan tersebut.

Redaksi/Seprinaldi

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

*Kapolres Langkat Salurkan Bantuan Material Untuk Pembangunan Gereja HKBP Bukit Mas Besitang*

Update Terbaru

Lapas Narkotika Rumbai Bersinergitas Dengan Pihak Bareskrim Polri Dalam Pengungkapan Kasus Peredaran Narkotika

Update Terbaru

Sehat dan Kuat, Lapas Narkotika Rumbai Bagikan Multivitamin Kepada WBP

Update Terbaru

*Saat Polantas Menyapa di Persimpangan Jalan, Puluhan Helm SNI di Bagikan dan ajak Pengendara Patuhi Tata Tertb Berlalu Lintas*

Update Terbaru

ALIANSI PEMUDA DAN MASYARAKAT RIAU GELAR AKSI DAMAI DI KEJATI RIAU: DESAK EVALUASI HUKUM PENGELOLAAN PARKIR KOTA PEKANBARU UNTUK CEGAH PENYALAHGUNAAN WEWENANG

Update Terbaru

Lapas Pekanbaru Ikuti Rapat Anev Ditjenpas Dan Koordinasi Pembentukan Pusat Rehabilitasi, Perkuat Sinergi Dan Kinerja Pemasyarakatan

Update Terbaru

Gaji Desa Lubuk Kebun Tersendat, Camat LTD Desak Administrasi Dilengkapi dan PWMOI Jangan Jadikan Konflik Internal

Update Terbaru

*Lepas 22 Kontainer, Kapolri Pastikan Bantuan Terdistribusi Merata hingga Wilayah Terdampak Terpencil*