Breaking News

Home / Update Terbaru

Jumat, 24 April 2026 - 05:29 WIB

Memberantas jaringan para ilegal Beranda Bengkalis Masih kuat Praktik BBM BerSubsidi camat pinggir di provinsi Riau..”

Verannewes com — Bengkalis, Riau—Minta Tindakan tegas serta proses cepat Hukum terhadap Praktik mafia BBM bersubsidi di camat pinggir Provinsi Riau kembali menjadi sorotan serius. Di tengah instruksi tegas Kapolri untuk memberantas jaringan ilegal BBM hingga ke akar-akarnya, fakta di lapangan justru menunjukkan indikasi kuat adanya pembiaran, bahkan dugaan keterlibatan oknum dalam praktik kotor tersebut.

 

Berdasarkan laporan masyarakat serta hasil investigasi langsung tim media di lapangan, ditemukan bukti kuat berupa dokumentasi foto dan video berkoordinat GPS yang menunjukkan aktivitas mencurigakan dan terstruktur di SPBU No.14.287.6121, Jalan Swadaya, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, pada Senin (21/4/2026).

SPBU tersebut diduga secara terang-terangan memberikan ruang bagi aktivitas pelangsiran BBM bersubsidi jenis solar dalam skala besar dan berulang. Praktik ini terkesan dilakukan tanpa rasa takut terhadap hukum, seolah kebal dari Undang-Undang Migas maupun pengawasan aparat penegak hukum setempat.

Hasil investigasi yang lebih mendalam mengungkap adanya dugaan jaringan terorganisir yang melibatkan sejumlah oknum. Informasi yang dihimpun dari masyarakat dan para pelaku di lapangan
(yang enggan disebutkan identitasnya) menyebutkan adanya koordinasi sistematis untuk melancarkan distribusi ilegal tersebut.

Beberapa nama dan peran yang mencuat dalam temuan lapangan antara lain:

1, Oknum wartawan berinisial Jhon yang diduga berperan sebagai koordinator lapangan sekaligus penghubung dengan oknum aparat dan pihak tertentu

Oknum inisial Jhon juga disebut turut terlibat langsung sebagai pelangsir

2. Seorang marga Sembiring di sebut pelangsir yang juga berperan sebagai pengurus

3. Seorang Oknum Wartawan marga Nainggolan yang memiliki Anak berinisial Darwin alias David, juga disebut sebagai pelangsir

4 . Manajer SPBU berinisial Agus

5. Humas SPBU berinisial Wongso
6, Pelangsir bermarga Pasaribu yang mengangkut BBM ke lokasi penimbunan di Balai Raja

7, Dugaan keterlibatan Mobil oknum Intel Polsek setempat berinisial Josua

8 , Indikasi keterlibatan oknum Kanit hingga Kapolsek setempat

Langsung duga tempat lapangan tersebut Serta Kuat adanya “backup” oleh oknum wartawan berinisial JHON.untuk jadi penghasilan bulan di mafia….

Baca Juga:  BAKORNAS PERMIKOMNAS RI. Apresiasi Atas Kinerja Gemilang Polda Riau: Penegakan Hukum Tegas dan Penataan Kawasan Konservasi,

Lebih memprihatinkan, kendaraan pelangsir terlihat bebas mengisi BBM bersubsidi berulang kali dalam waktu singkat dengan modus penggunaan barkot dan pergantian nomor plat kendaraan. Praktik ini jelas merupakan bentuk manipulasi sistem yang terstruktur dan disengaja.

Pengakuan salah satu sopir pelangsir menguatkan dugaan tersebut:

“Semua diatur oleh koordinator lapangan, kalau ada media yang datang, sudah ada yang urus. Kami hanya jalan saja.”

Tim investigasi juga mengikuti salah satu kendaraan pelangsir hingga ke lokasi penimbunan di Jalan Kamboja, Kecamatan Pinggir. Di lokasi tersebut ditemukan aktivitas pemindahan BBM ke dalam jerigen berkapasitas 35 liter dalam jumlah besar. Warga sekitar menyebut lokasi tersebut milik seseorang bermarga Pasaribu.

Fakta-fakta ini menjadi tamparan keras bagi upaya penegakan hukum yang selama ini digaungkan. Spanduk “Selamatkan Energi BBM” yang terpampang di wilayah Riau seolah hanya menjadi slogan tanpa makna jika praktik mafia seperti ini masih dibiarkan berlangsung setiap hari.

Atas dasar itu, kami dengan tegas mendesak:

Kapolda Riau dan Kapolri untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh dan transparan

Penindakan hukum tanpa tebang pilih terhadap seluruh pihak yang terlibat, baik sipil maupun aparat

PT Pertamina untuk melakukan audit distribusi BBM di SPBU terkait secara berkala dan independen

Pemerintah daerah untuk tidak tutup mata dan segera mengambil langkah konkret

Tidak boleh ada kompromi terhadap praktik yang merugikan negara dan masyarakat ini. Jika benar terjadi pembiaran atau bahkan keterlibatan aparat, maka hal ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap hukum dan kepercayaan publik.

Tim investigasi akan terus melakukan penelusuran lanjutan bisa untuk membuka ruang hak jawab atau klarifikasi kepada pihak yang disebutkan dalam laporan berita ini.

Mohon untuk Dibantu kepada polri Kita harus di lakukan tegas dan bahwa ditegakkan setiap para mafia yang ada di wilayah ini harus kita wajib diberantas tidak bisa tempat untuk pelindung kejahatan wilayah kabupaten Bengkalis ini..

N/ B , Sumber berita ne kutipan media Intelijen Jenderal.com
( Red, Andi putra )

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

Legalitas PT PCS: Pemda Kuansing Kenak Ulti Surat KIP UU No.14 Tahun 2008, Pratiksi Hukum Mendukung 

Update Terbaru

Pererat Sinergitas, LSM HAM dan Insan Pers Sambangi Lapas Kelas IIB Rengat

Update Terbaru

Wujudkan Mimpi Anak Bangsa, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta Resmikan Program Pembinaan Sekolah Rakyat di Ranah Minang

Update Terbaru

Keluarga Besar SPBU No. 14.282.683 Tabek Godang Jl. SM. Amin, Gelar Buka Puasa Bersama

Update Terbaru

Polsek Tambang Tangkap Pelaku Penganiayaan di Desa Koto Perambahan

Update Terbaru

Patroli Subuh Ramadhan, Brimob dan TNI-Polri Jaga Ketertiban Kota Tebbing Tinggi

Update Terbaru

Terapkan Perilaku Hidup Sehat warga Binaan rutan Rengat Gotong Royong Bersama.

Update Terbaru

Optimalkan Reintegrasi Sosial: Ratusan Warga Binaan Lapas Bengkalis Terima Program PB dan CB