VeranNews.com…Kuantan Singingi,- Dinas PUPR Kuantan Singingi buka suara terkait pemasangan dinding triplek di area panggung utama MTQ Tingkat Provinsi Riau ke-44. Langkah itu diambil tim sebagai solusi sementara demi menyukseskan perhelatan akbar di Kuansing.
Pemasangan triplek terlihat jelas di lokasi arena MTQ Teluk Kuantan, Selasa 23/6/2026. Dinding berbahan kayu lapis itu menutupi struktur panggung yang masih dalam tahap pembangunan fisik oleh kontraktor.
Kepala Dinas PUPR Kuansing Ade Farel menjelaskan alasan pemasangan triplek. Menurutnya, faktor waktu dan cuaca jadi pertimbangan utama menjelang pembukaan MTQ yang waktunya mepet.
“Kalau soal waktu pengerjaan oleh kontraktor masih lama, semenjak terhitung 150 hari kemudian Agustus terakhirnya,” ujar Kadis PUPR Kuansing saat dikonfirmasi awak media terkait progres pembangunan.
Artinya target penyelesaian bangunan permanen baru jatuh Agustus 2026. Sementara MTQ Tingkat Provinsi Riau ke-44 di Kuansing digelar lebih cepat dari jadwal rampungnya konstruksi.
Untuk mengatasi hal itu, Pemkab Kuansing melalui Dinas PUPR memasang dinding triplek sementara. Tujuannya agar panggung utama tetap layak, rapi, dan estetik saat digunakan untuk acara pembukaan serta perlombaan.
“Setelah acara MTQ selesai, pengerjaan pembangunan tetap dilanjutkan sesuai dengan batas waktu,” katanya.
Ade Farel menegaskan pemasangan triplek tidak mengurangi kekhusyukan MTQ. Yang terpenting menurutnya adalah kemeriahan acara, kenyamanan kafilah, dan tamu undangan tetap terjaga maksimal.
Ia juga mengimbau masyarakat Kuansing agar tidak salah paham melihat kondisi fisik panggung yang masih tahap pembangunan. Semua persiapan sudah dilakukan maksimal agar acara berjalan lancar dan sukses.
“Ade Farel mengajak semua masyarakat untuk mensukseskan MTQ,” katanya. Partisipasi warga dinilai kunci utama agar perhelatan tingkat provinsi ini berjalan meriah, tertib, dan meninggalkan kesan baik.
Lebih lanjut ia menekankan marwah Kuansing sebagai tuan rumah. Menurutnya, nama baik daerah ada di tangan seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya panitia dan pemerintah saja.
“Nama baik Kuansing sebagai tuan rumah ada pada kita semua,” tegas Kadis PUPR. Ia berharap warga ikut menjaga kebersihan, keamanan, dan keramahan selama MTQ berlangsung.
Terkait komunikasi, Ade Farel juga menyampaikan alasan tim PUPR sulit dihubungi via WA. “Tim PUPR fokus dan konsentrasi dengan kegiatan persiapan MTQ dan fokus dalam pembangunan untuk mempercantik taman jalur.
Di akhir kalimat, informasi yang disampaikan dari beberapa pihak, masyarakat tidak usah khawatir, terkait informasi jangan secepat itu mengambil kesimpulan, karena waktu pengerjaannya masih lama, 150 Hari, usahakan sumber informasi tersebut dari pihak yang bersangkutan.” Pungkasnya. (Sugianto)






















