Breaking News

Home / Update Terbaru

Selasa, 12 Mei 2026 - 03:04 WIB

“Sekjen SATMA AMPI Madina Antar Dumas ke DENPOM I/BB, Desak Bongkar Dugaan Beking Tambang Emas Ilegal di Madina”

VeranNews.com..Mandailing Natal — Sekretaris Jenderal SATMA AMPI Mandailing Natal, Mulya Harisandi Nasution, resmi mengantarkan pengaduan masyarakat (dumas) ke DENPOM I/BB terkait maraknya aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang diduga kuat dibekingi oknum tertentu dan hingga kini masih bebas beroperasi di wilayah Mandailing Natal.

Dalam keterangannya, Mulya Harisandi menegaskan bahwa praktik tambang ilegal di Madina sudah dalam kondisi darurat dan tidak bisa lagi dianggap sebagai aktivitas masyarakat biasa. Menurutnya, penggunaan alat berat secara terang-terangan menunjukkan adanya dugaan jaringan terorganisir yang kuat serta indikasi pembiaran oleh pihak tertentu.

“Kami datang ke DENPOM I/BB membawa dumas agar dugaan keterlibatan maupun pembekingan oleh oknum aparat diusut secara serius, terbuka, dan transparan. Negara tidak boleh kalah oleh mafia tambang ilegal yang merusak lingkungan dan menyengsarakan rakyat,” tegasnya.

Ia menyebut aktivitas PETI telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang sangat parah, mulai dari pencemaran sungai, hancurnya kawasan hutan, rusaknya lahan masyarakat, hingga ancaman banjir dan longsor yang sewaktu-waktu dapat mengorbankan warga.

Baca Juga:  Judul *PERKUAT SINERGITAS LAPAS NARKOTIKA RUMBAI JALIN SILATURAHMI DENGAN BPBD DAN DPKP KOTA PEKANBARU*

“Sungai-sungai di Madina semakin keruh, hutan dibabat, alat berat bebas keluar masuk, tetapi penindakan seolah tidak maksimal. Ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah namun tumpul terhadap mafia tambang ilegal,” lanjut Mulya Harisandi.

SATMA AMPI Madina juga mendesak pemerintah pusat, TNI, Polri, dan seluruh aparat penegak hukum untuk segera melakukan operasi besar-besaran serta investigasi menyeluruh terhadap dugaan jaringan pembeking PETI yang disebut beroperasi di sejumlah wilayah seperti Lingga Bayu, Batang Natal, Kotanopan, dan beberapa titik lainnya di Kabupaten Mandailing Natal.

Menurut SATMA AMPI, jika aktivitas tambang ilegal terus dibiarkan, maka kerusakan lingkungan di Mandailing Natal akan semakin tidak terkendali dan berpotensi menjadi bencana besar bagi generasi mendatang.

“Kami tidak akan diam. SATMA AMPI Madina akan terus mengawal persoalan ini sampai ada tindakan nyata terhadap para pelaku, pemodal, maupun oknum yang diduga membekingi aktivitas tambang ilegal di Mandailing Natal,” tutupnya.
(Magrifatulloh).

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

Polres Binjai Bekuk Remaja 15 Tahun Pencuri Motor di Langkat*

Update Terbaru

Wacana Penghapusan BOSDA 2026, PWMOI Riau: “Jangan Jadikan Pendidikan Korban Krisis”

Update Terbaru

Wujud Sinergitas TNI-Polri Kapolres Binjai Sambut Kunjungan Pangdam I/BB di Kodim 0203 LKT*

Update Terbaru

Kaperwil Sumut Media Sorothukum.com Bakhrizal Piliang Minta Pemkot Medan Segera Cek Dan Perbaiki Jalan Rusak Berlubang Di Kota Medan.

Update Terbaru

*Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026*

Update Terbaru

Semarak Ramadan, Go Sprint Go Green Seri VI Jadi Ajang Sportivitas Generasi Muda di Pekanbaru

Update Terbaru

*Polsek Binjai Kota, Ciduk Dua Pria Pengedar Narkoba*

Update Terbaru

Patroli Malam Sat Samapta Polres Langkat, Cegah Kejahatan Jalanan dan Dekatkan Layanan Polri 110 Kepada Masyarakat