PEKANBARU – VeranNews.com – Aksi Demontrasi ada terkait PT. Agrinas Palma Nusantara di Riau dan sekitarnya.
300 ribu orang maraknya terjadi pada Jum’at 18 September 2026 yang melibatkan poster warga sorotan organisasi tani terhadap dugaan premanisme hingga aksi unjuk rasa oleh Dukungan Mahasiswa dan Petani Bersatu (GMPB) dibawah Pimpinan Adv Frans Chaverius Tampubolon, SH, MH,CIRP.
Berikut adalah rangkuman dan rangkaian Aksi dan perkembangan terkait PT Agrinas Palma Nusantara “lokasi dibelakang MTQ Pekanbaru Tuntutan warga menyampaikan lima poin tuntutan di antara meminta perusahaan” mengakomodasi penerimaan tenaga kerja dari masyarakat lokal pengelola lahan dan penyelesaian konflik kawasan.
Dukungan Penuh Kepada PT Agrinas Palma Nusantara dan Satgas PKH
Kami _DPW MANTAP R-I Provinsi Riau_, sebagai Ormas Pendukung Pemerintah Republik Indonesia yang setia pada Garis Perjuangan Presiden RI, menyatakan sikap tegas:
1. MENDUKUNG 100% TANPA SYARAT
Kebijakan Pemerintah Pusat melalui _Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Kejaksaan Agung RI_ dan _PT. Agrinas Palma Nusantara (Persero)_ dibawah Danantara Indonesia dalam rangka penertiban kawasan hutan dan penyelamatan aset negara.
2. MENDUKUNG PENUH
Surat Edaran PT Agrinas No. 003/SE DKP/APN/VI/2026 Tanggal 08 Juni 2026_ tentang Penghentian Sementara KSO, Surat Edaran tersebut adalah wujud kehadiran negara dan harus dipatuhi oleh semua perusahaan KSO termasuk di lahan Eks PT Tani Subur Makmur 2.668 Ha di Indragiri Hulu.
3. MENGECAM KERAS
Dugaan pembangkangan yang dilakukan oleh oknum perusahaan KSO yang masih melakukan pemanenan setelah SE diterbitkan, dugaan laporan panen fiktif yang merugikan keuangan negara, serta pembiaran pekerja tanpa APD yang melanggar UU Ketenagakerjaan.
4. MEMINTA
Kepada Dirut PT Agrinas Palma Nusantara Bapak Mohammad Abdul Ghani, Direktur Kepatuhan dan Keberlanjutan Bapak Nofil Anoverta, dan Direktur Operasional Bapak Tuhu Bangun untuk BERTINDAK TEGAS mencabut dan menyita kembali KSO yang membangkang, jangan beri ampun kepada mafia lahan yang merugikan negara.
5. MENYERUKAN
Kepada seluruh anggota MANTAP R-I se-Provinsi Riau untuk menjadi mata dan telinga Pemerintah di lapangan, mengawal setiap jengkal lahan negara agar kembali untuk kesejahteraan rakyat.
Bagi MANTAP R-I, Aset Negara Adalah Harga Mati
Siapa yang bermain-main dengan aset negara, berhadapan dengan kami sebagai Pendukung Pemerintah.
Demikian pernyataan sikap ini kami buat untuk menjadi perhatian.
*NKRI HARGA MATI!*
*BRAVO SATGAS PKH! BRAVO PT AGRINAS PALMA NUSANTARA!*
*ASTA CITA PRESIDEN RI HARUS BERHASIL!*
_DPW MANTAP R-I Provinsi Riau_
(Redaksi/Andi Putra)






















