VeranNews.cos…Kuantan Singingi,- Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemerintah Provinsi Riau untuk Kabupaten Kuantan Singingi sebesar Rp7,5 miliar telah masuk ke Kasda sejak 12 Juni 2026.
Dana tersebut diperuntukkan sebagian untuk membiayai pelaksanaan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang saat ini sudah berjalan di Bumi Jalur, Senin (29/06/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun, pengajuan penggunaan dana melalui Izin Operasional (IO) dari Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat (Kesra) Daerah sebesar Rp1,2 miliar telah diproses.
Namun di tengah pelaksanaan MTQ, muncul informasi dari sejumlah petugas lapangan. Sejumlah honorer yang terlibat dalam kepanitiaan MTQ diduga belum menerima hak honornya.
Informasi tersebut diduga terkait keterlambatan pencairan anggaran operasional di lapangan, padahal BKK dari provinsi sudah lebih dulu masuk ke rekening kas daerah.
Sampai saat ini, dari total Rp7,5 miliar BKK, tercatat Rp6,3 miliar masih berada di Kasda dan menunggu proses administrasi lanjutan dari OPD terkait.
Para honorer MTQ yang diduga belum dibayar mengaku telah bekerja sejak persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Mereka berharap haknya segera dipenuhi.
Hingga berita ini ditayangkan, awak media sudah melakukan konfirmasi via WhatsApp terhadap pihak BPKAD dan Bagian Kesra Kuansing. Namun belum memberikan keterangan resmi terkait alasan keterlambatan pembayaran honor petugas MTQ.
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi diharapkan segera melakukan klarifikasi dan percepatan, agar hak para petugas dapat segera dibayarkan dan tidak mengganggu kelancaran MTQ.
Awak media akan terus mengkonfirmasi dan mengawal persoalan ini hingga ada kepastian pembayaran, agar MTQ ke-44 di Kuansing berjalan sukses dan tidak menyisakan persoalan bagi petugas di lapangan.
Tim





















