Breaking News

Home / Update Terbaru

Senin, 7 September 2026 - 05:37 WIB

Bentrokan Pecah di Kuansing, 9 Orang Luka-Luka Akibat Konflik Lahan Polisi Berjaga di Lokasi Bentrokan

VeranNees.com…KUANSING, – Dengan ada ke ributan Lapangan keributan Bentrokan antara dua kelompok warga yang terlibat konflik pengelolaan lahan seluas 80 hektar terjadi di Desa Muara Langsat, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi, Minggu (6/9/2026).

Peristiwa itu mengakibatkan sembilan orang dari kelompok 80 mengalami luka-luka. Makan korban parah Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis.

Polres Kuantan Singingi bersama Polsek jajaran langsung turun ke lokasi untuk mengamankan situasi, Segera kasus ini diselesaikan mengevakuasi korban, meminta keterangan saksi, serta mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana menegaskan, kepolisian mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam menangani konflik tersebut.

“Kami menghimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi. Persoalan ini akan kita dorong untuk diselesaikan melalui dialog dan mediasi dengan mengedepankan kepentingan bersama serta menjaga keamanan masyarakat,” Ungkapan  Hidayat Perdana.

Dalam penanganan di lokasi, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kejadian. Di antaranya balok kayu, parang, pipa besi, serta tiga buah mercon atau petasan.

Untuk menjaga situasi tetap aman, personel kepolisian melakukan pengamanan di sejumlah titik, termasuk barak pihak berinisial JN dan mess milik Ketua Kelompok 80 di Desa Muara Langsat.

Baca Juga:  Indahnya Berbagi di Bulan Suci, Lapas Bengkalis Salurkan Bansos untuk Keluarga Warga Binaan

Menurut Kapolres, sehari sebelum bentrokan, tepatnya Sabtu (5/9/2026), kedua pihak telah membuat kesepakatan yang difasilitasi kepolisian. Keduanya sepakat tidak melakukan aktivitas di lahan yang tengah disengketakan.

“Yang paling utama saat ini adalah menjaga situasi tetap aman. Kami meminta kedua pihak menghormati kesepakatan yang telah dibuat dan memberikan ruang bagi proses mediasi. Jangan sampai persoalan lahan berkembang menjadi konflik yang merugikan masyarakat,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, kepolisian akan memanggil perwakilan kedua belah pihak untuk mengikuti mediasi yang dijadwalkan berlangsung di Mapolres Kuantan Singingi pada Selasa (8/9/2026).

Selain pengamanan, personel terus melakukan pendekatan kepada kedua pihak, mengumpulkan keterangan saksi, serta memantau perkembangan situasi di lapangan.

Hingga Minggu sore, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif. Personel Polres Kuansing dan Polsek jajaran masih disiagakan di sejumlah titik untuk mencegah gangguan keamanan maupun bentrokan susulan.

“Kami hadir untuk memastikan keamanan semua pihak. Mari kita bersama-sama menahan diri, menjaga komunikasi, dan menyelesaikan persoalan ini dengan kepala dingin. Keamanan dan ketentraman masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Hidayat Perdana. ( Tim Red )

 

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

Rumah Tahanan Negara Kelas I Labuhan Deli Menggelar Kegiatan Cek Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat Pengunjung Serta Pegawai*

Update Terbaru

*Kelabui Polisi Dengan Bungkus Rokok, Seorang Pemuda Diboyong Ke Polres Binjai*

Update Terbaru

Personel Sat PJR Berjibaku Evakuasi Korban Kecelakaan Maut di Tol Permai, Tim TAA Diturunkan

Update Terbaru

Perkuat Publikasi Digital, Polda Sumut Gelar Pelatihan Videografi dan Fotografi bagi Personel Humas

Update Terbaru

KPPU Kanwil I Terima Audiensi Asosiasi Ahli Hukum Pencucian Uang

Update Terbaru

Kejar Penyelesaian Renovasi Stadion Teladan, Pegiat Olahraga Apresiasi Walikota Medan

Update Terbaru

Buka Puasa Bersama Kapolres Binjai Bersama Forkopimda, Tokoh Agama Dan Mahasiswa

Update Terbaru

60 Jembatan Rampung Dibangun, Polda Riau Hadirkan Harapan Baru di Pelosok