Breaking News

Home / Update Terbaru

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:16 WIB

Pabrik Hilirisasi Karet Kuansing Mulai Beroperasi

Keterangan foto kondisi: Dulu Ditertawakan, Kini Jadi Kebanggaan:

Verannewes com — Kuansing KOPAH — Gagasan pembangunan pabrik hilirisasi karet di Desa Titian Modang, Kecamatan Kuantan Tengah, yang semula sempat diragukan, kini mulai membuahkan hasil dan menjadi kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi.

 

Kepala Desa Titian Modang Kopah, Nasrun, menyampaikan apresiasinya atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dalam menghadirkan pabrik hilirisasi karet ( Kojai) di wilayahnya.

 

Menurutnya, kehadiran pabrik tersebut merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan petani karet di Kuansing.

 

“Awalnya banyak yang menertawakan dan meragukan gagasan Bupati H. Suhardiman Amby, tentang Pabrik KOJAI ini.

 

Namun berkat kesungguhan beliau untuk mensejahterakan masyarakat, akhirnya pabrik hilirisasi karet ini dapat diresmikan dan mulai difungsikan,” ujar Nasrun saat mendampingi kunjungan Bupati, Selasa (05/05/2026) malam.

 

Nasrun menambahkan, hasil produksi awal dari pabrik tersebut kini sudah mulai terlihat. Ia berharap produk olahan karet yang dihasilkan dapat segera dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga memenuhi kebutuhan ban sepeda motor di Kuantan Singingi.

 

“Sekarang hasil produksinya sudah mulai tampak. Kita berharap ini segera bisa digunakan masyarakat secara luas, bahkan kalau memungkinkan dapat memenuhi kebutuhan ban motor di Kuantan Singingi,” katanya.

 

Sementara itu, Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, menegaskan bahwa pabrik pengolahan karet di Desa Titian Modang merupakan pabrik hilirisasi karet pertama di Provinsi Riau. Kehadirannya diyakini akan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya petani karet.

Baca Juga:  Polres Kampar Tangkap Sepasang Kekasih, Miliki Sabu-sabu

 

Menurut Bupati, salah satu keuntungan utama dari keberadaan pabrik tersebut adalah semakin pendeknya jarak angkut hasil panen petani.

 

Kondisi ini akan menekan biaya transportasi dan pembongkaran, sehingga berdampak langsung pada peningkatan harga jual karet di tingkat petani.

 

“Semakin dekat jarak angkut, semakin murah biaya pembongkaran. Tentu ini akan membuat harga jual karet petani semakin baik.

 

Minggu lalu harga karet sudah mencapai Rp18.500 per kilogram, dan kita berharap pekan depan bisa terus meningkat,” ujar Suhardiman kepada media.

Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Zulkarnaen dan Kepala Dinas Perkebunan Andri Yama.

 

Mereka melihat langsung proses pengolahan karet rakyat menjadi berbagai produk bernilai tambah, seperti seal gas, paving block berbahan karet, karet gelang, serta sejumlah produk turunan lainnya.

Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi menilai hilirisasi merupakan salah satu strategi penting untuk memperkuat nilai ekonomi komoditas perkebunan.

 

Melalui pengolahan di daerah sendiri, manfaat ekonomi diharapkan tidak hanya dirasakan petani, tetapi juga membuka peluang usaha serta lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

 

Saat ini, selain pabrik hilirisasi karet di Kuantan Tengah, Kuantan Singingi juga telah memiliki Pabrik Mini Minyak Goreng (Pamigo) di Simpang Raya, Kecamatan Singingi Hilir. Kehadiran dua unit usaha hilirisasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

Dirkeswat Tinjau Layanan Makan dan Kesehatan di Rutan Labuhan Deli*

Update Terbaru

Semangat Ramadhan, MPC PP KOTA PEKANBARU MELALUI Unit I Koti Pemuda Pancasila Pekanbaru Turun ke Jalan Bagikan Takjil di Panam

Update Terbaru

Pernyataan DPP Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) di Hari Pers Nasional.

Update Terbaru

Satgas Pangan Sumut Pantau Harga Minyakita di Pasar Sei Sikambing Jelang Lebaran*

Update Terbaru

*Polres Binjai Amankan 14 Unit Sepeda Motor Terlibat Aksi Balap Liar Dan Begal*

Update Terbaru

*Polsek Binjai Kota, Ciduk Dua Pria Pengedar Narkoba*

Update Terbaru

KPPU Putus 97 Pinjol Bersalah, Denda Capai Rp755 Miliar dalam Perkara Penetapan Bunga*

Update Terbaru

Rapat Koordinasi Penutupan Jembatan Sei Mesjid, Ditlantas Polda Riau Dorong Sinergi Pengaturan Lalu Lintas