Breaking News

Home / Update Terbaru

Minggu, 26 April 2026 - 09:50 WIB

Silaturahmi Penuh Makna, Ditlantas Polda Riau Gaungkan Keselamatan Berlalu Lintas dan Green Policing di Pekanbaru.

Verannewes com –Pekanbaru – Dalam suasana hangat penuh kebersamaan, Direktorat Lalu Lintas Polda Riau menggelar kampanye keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat Kota Pekanbaru dalam rangka Halal Bihalal 1447 H dan Pengukuhan Pengurus Ikatan Kekeluargaan Magek (IKM) Pekanbaru, Minggu (26/4/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom RS PMC Pekanbaru ini dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., serta dihadiri oleh personel Subdit Kamsel, di antaranya Brigadir Annisa Elfitri, S.H. Acara tersebut turut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

 

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan dari Wali Nagari Magek dan Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau. Momentum ini semakin bermakna dengan penyerahan helm keselamatan dan bibit pohon secara simbolis kepada peserta sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan berlalu lintas dan pelestarian lingkungan.

 

Dalam sambutannya, AKBP Dasril menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas harus menjadi kebutuhan dan budaya di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadi pelopor keselamatan dengan mematuhi aturan serta mengutamakan etika berlalu lintas di jalan raya.

 

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah sosialisasi program Green Policing yang diinisiasi oleh Kapolda Riau, sebagai langkah konkret dalam mengajak masyarakat menjaga kelestarian lingkungan. Penyerahan bibit pohon menjadi simbol penting bahwa keselamatan dan kelestarian alam harus berjalan seiring.

 

Di bawah kepemimpinan Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., berbagai upaya edukasi dan sosialisasi terus digencarkan guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Baca Juga:  *Spesialis Curanmor Modus Kunci Letter T Beraksi, Team Cobra Satreskrim Polres Binjai Berhasil Melumpuhkan Pelaku*

 

Dalam keterangannya, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Ditlantas Polda Riau dalam membangun budaya tertib berlalu lintas yang dimulai dari kesadaran individu. “Keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan, sekaligus ikut menjaga lingkungan melalui program Green Policing,” ujarnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang berkelanjutan di Provinsi Riau.

 

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Irzal, S.H selaku Wali Nagari Magek yang mewakili keluarga besar Magek di Kota Pekanbaru menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Ditlantas Polda Riau. Ia menilai kehadiran Ditlantas dalam momen silaturahmi tersebut memberikan nilai tambah yang sangat positif bagi masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Ditlantas Polda Riau yang telah berkenan hadir di tengah-tengah kegiatan keluarga besar Magek, sekaligus memberikan edukasi tentang tata tertib berlalu lintas hingga kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan seperti ini sangat positif dan bermanfaat bagi kami semua,” pungkasnya.

 

Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Riau berharap masyarakat tidak hanya memahami pentingnya keselamatan di jalan raya, tetapi juga turut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

 

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan di Provinsi Riau.(Ref Vera wati adiwinoto)

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan, Jajaran Lapas Bengkalis Gelar Aksi Bersih Lingkungan Serentak

Update Terbaru

*Dalam Rangka Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rumah Tahanan Negara Kelas I Labuhan Deli*

Update Terbaru

‎DIPIKAT MASTENAR, Inovasi Puskesmas Tenayan Raya Deteksi PTM Sejak Dini dan Cegah Komplikasi ‎ ‎Pekanbaru – Penyakit tidak menular (PTM) masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat yang membutuhkan perhatian serius. Hipertensi, diabetes melitus hingga kanker menjadi sejumlah penyakit yang dapat muncul akibat berbagai faktor, mulai dari gaya hidup, faktor genetik hingga rendahnya kesadaran masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. ‎ ‎Untuk menjawab tantangan tersebut, Puskesmas Tenayan Raya Kota Pekanbaru menghadirkan inovasi “DIPIKAT MASTENAR”, singkatan dari Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Bersama Puskesmas Tenayan Raya. ‎ ‎Inovasi ini dirancang sebagai upaya memperkuat deteksi dini, pencegahan serta penatalaksanaan penyakit tidak menular secara berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat mengetahui risiko penyakit lebih awal dan memperoleh penanganan yang tepat. ‎ ‎Kepala Puskesmas Tenayan Raya, Nel Afni Lahamid, S.KM., M.KM, menjelaskan bahwa berdasarkan data tahun 2023, dari total penduduk Kota Pekanbaru sebanyak 1.082.246 jiwa, baru sekitar 74.082 jiwa atau 6,8 persen yang mendapatkan layanan skrining PTM. ‎ ‎Dari jumlah tersebut, sebanyak 12.403 jiwa atau sekitar 16,7 persen diketahui memiliki risiko terhadap penyakit tidak menular. ‎ ‎Sementara di wilayah kerja Puskesmas Tenayan Raya, dari total 64.802 jiwa penduduk, sebanyak 11.924 jiwa atau 18,4 persen telah mendapatkan layanan skrining PTM. Dari hasil skrining tersebut, terdapat 4.054 jiwa atau sekitar 23,7 persen yang berisiko mengalami PTM. ‎ ‎“PTM yang banyak terjadi di antaranya hipertensi, diabetes melitus, kanker rahim serta gangguan kesehatan jiwa,” ujar Nel Afni. ‎ ‎Melihat kondisi tersebut, Puskesmas Tenayan Raya kemudian mengembangkan DIPIKAT MASTENAR sebagai langkah inovatif untuk memperluas deteksi dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan. ‎ ‎Bukan Sekadar Skrining ‎ ‎DIPIKAT MASTENAR tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi mencakup rangkaian pelayanan mulai dari edukasi, deteksi dini hingga pengelolaan pasien secara berkelanjutan. ‎ ‎Melalui inovasi ini, masyarakat mendapatkan proteksi kesehatan dan edukasi PTM, deteksi dini risiko penyakit melalui skrining kesehatan, serta peningkatan aktivitas fisik melalui kegiatan senam bersama Puskesmas Tenayan Raya. ‎ ‎Bagi masyarakat yang telah terdeteksi memiliki PTM, dilakukan pemeriksaan rutin setiap bulan sebagai bagian dari upaya pengendalian penyakit sekaligus mencegah terjadinya komplikasi. ‎ ‎Pelayanan juga diperkuat dengan kunjungan rumah bagi pasien risiko tinggi, layanan laboratorium, serta dukungan apotek Program Rujuk Balik (PRB) untuk memudahkan pasien mendapatkan obat secara rutin. ‎ ‎Hadirkan Konsep “One Stop Service” ‎ ‎Salah satu keunggulan DIPIKAT MASTENAR adalah konsep pelayanan berkelanjutan dengan pendekatan “one stop service”. ‎ ‎Melalui konsep tersebut, pasien tidak perlu berpindah-pindah tempat untuk mendapatkan pelayanan lanjutan. Skrining lanjutan, pemeriksaan laboratorium, pengambilan obat PRB hingga layanan fisioterapi dapat dilakukan di Puskesmas Tenayan Raya. ‎ ‎Konsep ini diharapkan membuat pelayanan kesehatan menjadi lebih mudah, cepat dan terintegrasi, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara rutin. ‎ ‎Tujuan utama inovasi DIPIKAT MASTENAR adalah mencegah terjadinya kasus PTM, terutama hipertensi, diabetes melitus dan kanker rahim. Selain itu, inovasi ini juga diarahkan untuk memastikan penderita mendapatkan pengelolaan dan penatalaksanaan yang tepat, mencegah komplikasi serta meningkatkan kualitas hidup pasien. ‎ ‎Dengan mengedepankan prinsip deteksi dini, pencegahan dan pelayanan berkelanjutan, DIPIKAT MASTENAR menjadi salah satu langkah Puskesmas Tenayan Raya dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus membangun kesadaran bahwa PTM dapat dicegah dan dikendalikan apabila diketahui sejak dini. ‎ ‎Pesan yang ingin dibangun pun sederhana: semakin cepat mengetahui risiko, semakin cepat pula langkah pencegahan dan pengobatan dapat dila

Update Terbaru

.Polemik Lahan 442 Hektare di Koto Garo, Kelompok Tani Ungkap Dugaan Motif di Balik Penolakan ‎

Update Terbaru

Mengemban Amanah Baru, Tiga Pejabat Struktural Lapas Narkotika Rumbai Dilantik Pada Kanwil Ditjenpas Riau

Update Terbaru

Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Sosialisasi Pengukuran Indeks Kapabilitas Rehabilitasi Tahun 2026

Update Terbaru

Disdik Provinsi Riau Wilayah VI Tegaskan Tidak Melakukan Pungutan di Sekolah, Sorotan SMKN 1 Tembilahan Hulu, Kepsek dan Komite

Update Terbaru

Bangun Hunian Korban Banjir, Personel Brimob dan Warga Tolang Julu Bergotong Royong*+