Rokan Hilir,Verannews.com_-Menanggapi gejolak energi global yang dipicu ketegangan di Timur Tengah, Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik vital distribusi energi pada Rabu (11/3/2026).
Didampingi Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhonny Charles, BBA., M.B.A., serta perwakilan PT. Pertamina Riau, rombongan memastikan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Gas Elpiji 3 kg untuk wilayah Kabupaten Rokan Hilir dalam kondisi melimpah dan terkendali.

Hasil pemeriksaan lapangan: takaran akurat, stok kuat
Tim gabungan melakukan pengecekan mendalam di SPBU Codo Banjar XII dan SPBU Ujung Tanjung. Hasilnya menunjukkan angka yang sangat positif bagi ketahanan energi daerah:
Stok BBM terjamin: Ribuan liter Pertalite, Pertamax, hingga Bio Solar tersedia di tangki pendam dan siap didistribusikan.
Akurasi takaran: Melalui uji terra meter, ditemukan toleransi hanya 70 ml, jauh di bawah batas maksimal 200 ml. Ini membuktikan tidak ada kecurangan takaran yang merugikan konsumen.
Gas elpiji aman: Di SPPBE PT. Riau Sarana Sejahtera, stok gas mencapai 89 ton dengan distribusi lancar sebanyak 16.800 tabung per hari.

Peringatan keras bagi penimbun dan mafia BBM
Kapolres Rokan Hilir dengan tegas mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terjebak dalam aksi panic buying. Namun, beliau juga memberikan peringatan keras bagi oknum yang mencoba bermain curang:
“Kami tidak akan segan menindak tegas siapapun yang melakukan penyalahgunaan BBM bersubsidi. Sesuai UU No. 22 Tahun 2001, pelaku bisa terancam pidana 6 tahun penjara dan denda Rp 60 miliar!” tegas AKBP Isa Imam Syahroni.

Sinergi Pemda dan Pertamina
Wakil Bupati Jhonny Charles menambahkan bahwa Pemerintah Daerah terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk menyiagakan mobil tangki cadangan. Langkah ini diambil guna mengantisipasi kekosongan stok mendadak di SPBU tertentu agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu.
Sinergi antara Polri, Pemkab Rohil, dan Pertamina memastikan stabilitas pasokan energi di wilayah hukum Polres Rokan Hilir tetap kondusif. Masyarakat diminta untuk membeli energi sesuai kebutuhan dan melaporkan jika menemukan indikasi penimbunan di lapangan.
(Sawaluddin)






















