Breaking News

Home / Update Terbaru

Senin, 18 Mei 2026 - 13:39 WIB

Skandal Dapur MBG Melur Hebohkan Sukajadi: Oknum polhu Pekerja Diduga Main Gila, Kuras Harta Janda Demi Sabu dan Miras!

Verannewes com –PEKANBARU,– —Duga tersebut kini menjadi perbincangan hangat Warga Jalan Melati, Kecamatan Sukajadi, untuk Buat laporan ke polisi Polsek Sukajadi di temani Nengsih untuk laporan seorang oknum polhu Pekanbaru mendadak geger. Kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang oknum pekerja dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Yayasan Cais Melur berinisial EI (Eko Isnaini), kini bukan lagi sekadar kasak-kusuk tetangga, melainkan sudah menjadi konsumsi publik dan berujung ke ranah hukum.

Gerah dengan janji manis yang berbuah pahit, korban yang merupakan seorang janda berinisial era akhirnya nekat menyambangi Mapolsek Sukajadi untuk melaporkan tabiat buruk sang kekasih gelap yang dinilai sudah kelewat batas.

Tiga Tahun “Di Malam”, Harta Dikuras demi pakai Barang Haram Kepada awak media, korban era menceritakan kisah pilunya yang merasa hanya dimanfaatkan oleh EI sejak tahun 2023 hingga 2026. Selama tiga tahun menjalin hubungan terlarang, era mengaku telah membiayai kebutuhan hidup EI. Ironisnya, alih-alih mendapatkan pelaminan, era justru harus menelan pil pahit.

Fasilitas yang dimiliki korban, mulai dari sepeda motor Honda Scoopy (BM 2324 XX) hingga HP Realme, diduga digondol oleh EI. Barang-barang berharga tersebut dikabarkan telah digadaikan kepada seorang pria berinisial Agus Nias di Jalan Dahlia, Gang Sadar, demi memuaskan nafsu terlarang sang oknum polhu.tidak tanggung jawab sama kali.

“Saya ini janda miskin, hidup saya dibuat terlantar setelah barang-barang saya habis dijual dan digadaikan sama dia. Uangnya dipakai untuk mabuk kepayang, pakai sabu-sabu, dan minuman beralkohol,” ungkap era dengan nada getir, Senin (18/05/2026).

Baca Juga:  Kejurnaswil Sumatera Shorinji Kempo 2026, Perkemi Pekanbaru Raih 2 Medali Emas dan 1 Perak

Drama Cinta Terlarang: Alasan Warisan hingga Penganiayaan di Dini Hari masalah dua bulan lalu.

Hubungan gelap ini disebut-sebut sudah diketahui oleh istri sah EI. Namun, EI oknum polhu diduga selalu menggunakan tipu muslihat agar korban tidak melepaskannya. EI berkali-kali mengumbar janji manis akan menikahi korban setelah tanah warisannya laku terjual. Puncaknya terjadi pada 19 Maret 2026 lalu sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

 

Hubungan di bawah tangan ini pecah menjadi keributan hebat. EI yang datang dalam kondisi mabuk berat dilaporkan tega melakukan aksi kekerasan (pemukulan) terhadap korban. Karena merasa nyawanya terancam dan ekonominya dikuras habis, era akhirnya meminta bantuan awak media dan aparat penegak hukum.

 

Masyarakat Desak Jaga Marwah Program MBG  Akibat mencuatnya kasus ini, warga Sukajadi mendesak pihak pengelola Yayasan Cais Melur untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum pekerja dapur MBG tersebut. Masyarakat menyayangkan program sosial kemasyarakatan yang mulia seperti MBG harus tercoreng oleh perilaku amoral oknum pekerjanya.

Kini, warga Jalan Melati dan sekitarnya tengah menunggu dengan kawalan ketat hasil laporan dan tindakan tegas dari aparat Polsek Sukajadi untuk menyeret pelaku oknum polhu ini. Makanya berita ini Tanya langsung.

Bersambung tahap pertama (***)

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

kakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Ketahanan pnagan lapas bengkalis

Update Terbaru

Mini market mart FATIMAH terjadi insiden kebakan di jln melati sukajadi.

Update Terbaru

KPPU Dukung Penguatan Koperasi Desa Merah Putih, Siap Kawal Iklim Usaha Sehat di Desa

Update Terbaru

Buka Puasa Bersama Kapolres Binjai Bersama Forkopimda, Tokoh Agama Dan Mahasiswa

Update Terbaru

Kasih Sayang di Bulan Puasa: Sat Resnarkoba Polres Kuansing Bagikan Bantuan ke Panti Asuhan

Update Terbaru

*KORLANTAS POLRI APRESIASI INOVASI DITLANTAS POLDA RIAU, OJOL DISEBUT DUTA KESELAMATAN DAN MITRA STRATEGIS POLRI*

Update Terbaru

Brimob Polda Sumut Berbagi Berkah Ramadhan, 200 Takjil Dibagikan untuk Pengendara di Sekitar Mako K.E. Lumi

Update Terbaru

Berantas PETI, Polsek Singingi Bakar dan Rusak 5 Rakit Tambang di Sungai Batang Uwo Kebun Lado