Breaking News

Home / Update Terbaru

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:27 WIB

Program Magister Administrasi Pendidikan UNRI Buka Pendaftaran, Akreditasi “Baik Sekali” Jadi Daya Tarik

Verannewes com –PEKANBARU, – Program Pascasarjana Universitas Riau kembali membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk Program Studi Magister Administrasi Pendidikan. Program studi ini telah mengantongi akreditasi “Baik Sekali” berdasarkan Nomor: 192/SK/LAMDIK/AK/M/I/2023 dan menjadi salah satu pilihan favorit bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan jenjang magister di bidang administrasi pendidikan. Jumat (29/05/2026).

Program Studi Magister Administrasi Pendidikan Universitas Riau memiliki visi menjadi program studi unggul dan bermartabat dalam penerapan keilmuan berbasis teknologi kekinian serta berteraskan Budaya Melayu Riau.

 

Selain itu, program ini juga fokus dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah maupun nasional.

Koordinator Program Studi Magister Administrasi Pendidikan, Dr. Erlisnawati, S.Pd., M.Pd menyampaikan bahwa program ini bertujuan mencetak lulusan yang memiliki kemampuan akademik dan profesional dalam bidang administrasi pendidikan.

“Lulusan diharapkan mampu menjadi pemimpin, akademisi, peneliti, maupun praktisi yang profesional dan mampu bersaing di dunia kerja,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Erlisnawati, S.Pd., M.Pd juga menyampaikan sistem perkuliahan di Pasca Sarjana Administrasi Pendidikan Universitas Riau pada periode ini 49% telah di laksanakan secara daring/online. Hal ini tentu menjadi kesempatan terbaik bagi anak negri untuk melanjutkan pendidikan jenjang program magister.

Baca Juga:  Dukung Realisasi Legalitas Tambang Rakyat, Polda Riau mengajak Koperasi Tombang Tujuah Desa Logas Komitmen Jaga Kamtibmas Aman dan Kondusif di Kabupaten Kuansing

 

Dalam brosur penerimaan mahasiswa baru tersebut dijelaskan sejumlah persyaratan pendaftaran, di antaranya pas foto 3×4 berlatar kuning, ijazah S1/D4 asli atau SKL, transkrip nilai dengan IPK minimal 2,50, KTP, kartu keluarga, serta dokumen pendukung lainnya.  Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Pascasarjana Universitas Riau di: um.unri.ac.id

Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp1.000.000, biaya matrikulasi Rp500.000 per mahasiswa, dan biaya pendidikan Rp7.500.000 per semester.

Adapun materi seleksi meliputi:

1. Kelengkapan persyaratan administratif

2. Penguasaan substansi dasar bidang ilmu

3. Seleksi wawancara

Pihak Pascasarjana Universitas Riau juga membuka layanan informasi pendaftaran melalui nomor admin Pascasarjana di 0811-7676-199.

Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, Program Studi Magister Administrasi Pendidikan Pascasarjana Universitas Riau diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan sumber daya manusia yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing tinggi di era modern. [Sugianto )

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

*IPTU Erwan Maconda Resmi Jabat Kasat Lantas Polres Dumai, Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik*

Update Terbaru

Ka. Kplp pimpin Razia kamar Hunian di Lapas Kelas IIA Bengkalis.

Update Terbaru

Peringati HBP ke-62, Rutan Labuhan Deli Bagikan Hadiah Lomba kepada Warga Binaan*

Update Terbaru

Lapas Bengkalis Gelar Senam Pagi, 387 WBP Antusias Jaga Kesehatan Fisik dan Mental  

Update Terbaru

Kapolres Binjai Komitmen Berantas Narkoba

Update Terbaru

‎Perkuat Kesiapan Hadapi Situasi Darurat, 30 Petugas Damkar Pekanbaru Ditempa dalam Pelatihan SAR ‎ ‎PEKANBARU– Meningkatkan kemampuan penyelamatan dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Sebanyak 30 petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan mengikuti pelatihan pengembangan kompetensi penyelamatan teknis bersama SAR Pekanbaru. ‎ ‎Pelatihan tersebut resmi ditutup Wakil Wali Kota Pekanbaru, H. Markarius Anwar, S.T., M.Arch., pada Selasa (13/10/2026) sore. ‎ ‎Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) petugas, terutama dalam menghadapi berbagai kondisi darurat yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, keterampilan teknis, dan koordinasi tim. ‎ ‎Dalam sambutannya, Markarius menyampaikan apresiasi kepada instruktur SAR Pekanbaru yang telah memberikan tempat, kesempatan, serta pendampingan kepada para peserta selama pelatihan berlangsung. ‎ ‎“Kami sangat berterima kasih kepada SAR Pekanbaru yang telah memberikan tempat dan kesempatan untuk melatih para peserta dari petugas pemadam kebakaran dan keselamatan Kota Pekanbaru sebanyak 30 orang,” sebut Markarius. ‎ ‎Ia berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi bekal bagi para petugas untuk meningkatkan profesionalisme saat menjalankan tugas di lapangan. ‎ ‎“Jadikan pelatihan ini sebagai bekal untuk meningkatkan profesionalisme dalam melayani masyarakat. Teruslah belajar dan berlatih, karena tantangan di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu,” pesannya. ‎ ‎Tugas Berisiko Tinggi, Kemampuan Teknis Harus Terus Diasah ‎ ‎Markarius menegaskan, petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan memiliki tanggung jawab besar dengan risiko pekerjaan yang tinggi. Mereka tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga dapat terlibat dalam penanganan kecelakaan dan proses evakuasi korban. ‎ ‎Karena itu, kemampuan fisik saja tidak cukup. Petugas juga perlu menguasai keterampilan teknis, memiliki ketahanan mental, menjaga kedisiplinan, serta mampu bekerja sama secara solid dalam tim. ‎ ‎“Maka karena itu pelatihan ini sangat penting, mengingat kemampuan fisik harus didukung keterampilan teknis, ketahanan mental, kedisiplinan, serta kerja sama tim,” jelasnya. ‎ ‎Ia juga mengingatkan seluruh personel agar selalu mematuhi standar operasional prosedur (SOP), menjaga kebugaran, dan mengutamakan keselamatan diri maupun rekan satu tim dalam setiap operasi penyelamatan. ‎ ‎Menurutnya, kesiapan personel merupakan salah satu faktor penting agar setiap tindakan pertolongan dapat dilaksanakan secara terukur dan sesuai prosedur. ‎ ‎Pemko Dorong Petugas Profesional dan Humanis ‎ ‎Pemko Pekanbaru, lanjut Markarius, mendukung kegiatan pelatihan yang dapat meningkatkan kompetensi aparatur, khususnya personel yang bertugas memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. ‎ ‎“Kami sangat mendukung penuh semua kegiatan pelatihan, tujuannya untuk meningkatkan kualitas SDM di setiap aparatur agar mampu memberikan perlindungan dan pelayanan yang cepat, tepat, profesional, serta humanis bagi masyarakat,” ungkap Markarius. ‎ ‎Ia berharap pelatihan bersama SAR Pekanbaru tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, melainkan menjadi bentuk kolaborasi yang dapat dilanjutkan sesuai kebutuhan dan tantangan di lapangan. ‎ ‎Markarius juga meminta para peserta menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan demikian, kemampuan personel dapat terus berkembang seiring meningkatnya tantangan dalam penanganan keadaan darurat. ‎ ‎“Kami meminta peserta dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam tugas sehari-hari, sekaligus menjadikan pelatihan ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih disiplin, bertanggung jawab, dan tulus dalam mengabdi,” tutupnya. ‎ ‎Dihadiri Jajaran SAR dan DPKP Pekanbaru ‎ ‎Penutupan pelatihan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, S.Sos., M.M., beserta jajaran, serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Zarman Candra, S.STP., M.Si., bersama jajaran dan tamu undangan lainnya. ‎ ‎Melalui pelatihan ini, diharapkan 30 petugas yang mengikuti kegiatan semakin siap menghadapi berbagai situasi darurat, mampu bekerja sesuai prosedur, serta memberikan pertolongan secara cepat, tepat, dan profesional demi keselamatan masyarakat Kota Pekanbaru. ‎

Update Terbaru

Update Terbaru

Persahabatan PWI Riau dan PKS Berakhir 4-4, Presiden PKS Apresiasi Sportivitas dan Silaturahmi