Breaking News

Home / Update Terbaru

Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:38 WIB

Peserta dan Pengunjung Membludak, Go Sprint Go Green Seri III Diserbu Generasi Muda

Pekanbaru,Verannews.com_ –Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan Go Sprint Go Green terus meningkat. Memasuki seri ketiga yang digelar di Jalan Thamrin, Sabtu (28/2/2026) malam, jumlah peserta dan pengunjung tampak membludak dibandingkan seri sebelumnya.

Sebanyak 260 peserta resmi tercatat mengikuti lomba lari 100 meter yang terbagi dalam tiga kategori, yakni 200 pria, 38 wanita, dan 22 anak-anak. Tidak hanya peserta, ratusan warga juga turut memadati lokasi untuk menyaksikan langsung kemeriahan kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut.

Kegiatan yang dihadiri Wadirlantas dan Pejabat Utama Ditlantas Polda Riau ini diawali dengan pengecekan lintasan, doa bersama, serta sambutan. Perlombaan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat sportivitas, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang.

Dirlantas Polda Riau, Jeki Rahmat Mustika, menyampaikan bahwa meningkatnya jumlah peserta dan pengunjung menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap kegiatan positif yang digagas Ditlantas Polda Riau.

 

“Alhamdulillah, seri ketiga ini menunjukkan lonjakan antusiasme masyarakat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat, sekaligus mencegah balap liar serta menjaga situasi Kamseltibcarlantas tetap kondusif di malam Ramadhan,” ujarnya.

Sementara itu, Wadirlantas Polda Riau, Budi Setiyono, yang didampingi para Pejabat Utama dan para Kasi Ditlantas Polda Riau, kepada awak media menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Polantas dalam menghadirkan ruang positif bagi generasi muda.

Baca Juga:  TIM Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tembus Pedalaman Talang Mamak Kobarkan Semangat Merah Putih Hadirkan Kepedulian Nyata untuk Negeri*

“Kami ingin memastikan bahwa malam-malam Ramadhan di Kota Pekanbaru diisi dengan kegiatan yang sehat, produktif, dan bernilai edukatif.

Selain mencegah aksi balap liar, kegiatan ini juga menanamkan disiplin, sportivitas, serta kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas,” tegasnya.

Adapun data pemenang Go Sprint Go Green Seri III sebagai berikut:

Kategori Putri

1. Juara 1 : Kathryn

2. Juara 2 : Indah

3. Juara 3 : Gaol

Kategori Anak

1. Juara 1 : Lugi

2. Juara 2 : Kenzi

3. Juara 3 : Ayu

Kategori Putra

1. Juara 1 : Vano

2. Juara 2 : Majib

3. Juara 3 : Gilang

Ucapan Terima Kasih dari Pelaku UMKM

Salah satu pelaku UMKM, Winarti, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolda Riau dan jajaran Ditlantas Polda Riau. Kegiatan ini sangat membantu kami para pedagang karena penjualan meningkat dan suasana tetap aman serta tertib,” ungkapnya.

Dengan membludaknya peserta dan pengunjung di seri ketiga ini, Go Sprint Go Green semakin membuktikan diri sebagai event positif yang dinanti-nantikan masyarakat Kota Pekanbaru selama Bulan Suci Ramadhan. (***)

(Redaksi/Verawati)

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

S Hondro ” GRIB JAYA kota Pekanbaru Siap Kembangkan Roda Organisasi

Update Terbaru

*MEMBENTUK PRIBADI YANG RELIGIUS LAPAS NARKOTIKA RUMBAI BERIKAN PEMBINAAN KEROHANIAN MELALUI PEMBELAJARAN FIQIH DAN TAHSIN Al-QURAN*”

Update Terbaru

‎Kelurahan Kampung Bandar Senapelan Juara 3 Lomba Kebersihan se-Kota Pekanbaru

Update Terbaru

‎DIPIKAT MASTENAR, Inovasi Puskesmas Tenayan Raya Deteksi PTM Sejak Dini dan Cegah Komplikasi ‎ ‎Pekanbaru – Penyakit tidak menular (PTM) masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat yang membutuhkan perhatian serius. Hipertensi, diabetes melitus hingga kanker menjadi sejumlah penyakit yang dapat muncul akibat berbagai faktor, mulai dari gaya hidup, faktor genetik hingga rendahnya kesadaran masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. ‎ ‎Untuk menjawab tantangan tersebut, Puskesmas Tenayan Raya Kota Pekanbaru menghadirkan inovasi “DIPIKAT MASTENAR”, singkatan dari Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Bersama Puskesmas Tenayan Raya. ‎ ‎Inovasi ini dirancang sebagai upaya memperkuat deteksi dini, pencegahan serta penatalaksanaan penyakit tidak menular secara berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat mengetahui risiko penyakit lebih awal dan memperoleh penanganan yang tepat. ‎ ‎Kepala Puskesmas Tenayan Raya, Nel Afni Lahamid, S.KM., M.KM, menjelaskan bahwa berdasarkan data tahun 2023, dari total penduduk Kota Pekanbaru sebanyak 1.082.246 jiwa, baru sekitar 74.082 jiwa atau 6,8 persen yang mendapatkan layanan skrining PTM. ‎ ‎Dari jumlah tersebut, sebanyak 12.403 jiwa atau sekitar 16,7 persen diketahui memiliki risiko terhadap penyakit tidak menular. ‎ ‎Sementara di wilayah kerja Puskesmas Tenayan Raya, dari total 64.802 jiwa penduduk, sebanyak 11.924 jiwa atau 18,4 persen telah mendapatkan layanan skrining PTM. Dari hasil skrining tersebut, terdapat 4.054 jiwa atau sekitar 23,7 persen yang berisiko mengalami PTM. ‎ ‎“PTM yang banyak terjadi di antaranya hipertensi, diabetes melitus, kanker rahim serta gangguan kesehatan jiwa,” ujar Nel Afni. ‎ ‎Melihat kondisi tersebut, Puskesmas Tenayan Raya kemudian mengembangkan DIPIKAT MASTENAR sebagai langkah inovatif untuk memperluas deteksi dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan. ‎ ‎Bukan Sekadar Skrining ‎ ‎DIPIKAT MASTENAR tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi mencakup rangkaian pelayanan mulai dari edukasi, deteksi dini hingga pengelolaan pasien secara berkelanjutan. ‎ ‎Melalui inovasi ini, masyarakat mendapatkan proteksi kesehatan dan edukasi PTM, deteksi dini risiko penyakit melalui skrining kesehatan, serta peningkatan aktivitas fisik melalui kegiatan senam bersama Puskesmas Tenayan Raya. ‎ ‎Bagi masyarakat yang telah terdeteksi memiliki PTM, dilakukan pemeriksaan rutin setiap bulan sebagai bagian dari upaya pengendalian penyakit sekaligus mencegah terjadinya komplikasi. ‎ ‎Pelayanan juga diperkuat dengan kunjungan rumah bagi pasien risiko tinggi, layanan laboratorium, serta dukungan apotek Program Rujuk Balik (PRB) untuk memudahkan pasien mendapatkan obat secara rutin. ‎ ‎Hadirkan Konsep “One Stop Service” ‎ ‎Salah satu keunggulan DIPIKAT MASTENAR adalah konsep pelayanan berkelanjutan dengan pendekatan “one stop service”. ‎ ‎Melalui konsep tersebut, pasien tidak perlu berpindah-pindah tempat untuk mendapatkan pelayanan lanjutan. Skrining lanjutan, pemeriksaan laboratorium, pengambilan obat PRB hingga layanan fisioterapi dapat dilakukan di Puskesmas Tenayan Raya. ‎ ‎Konsep ini diharapkan membuat pelayanan kesehatan menjadi lebih mudah, cepat dan terintegrasi, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara rutin. ‎ ‎Tujuan utama inovasi DIPIKAT MASTENAR adalah mencegah terjadinya kasus PTM, terutama hipertensi, diabetes melitus dan kanker rahim. Selain itu, inovasi ini juga diarahkan untuk memastikan penderita mendapatkan pengelolaan dan penatalaksanaan yang tepat, mencegah komplikasi serta meningkatkan kualitas hidup pasien. ‎ ‎Dengan mengedepankan prinsip deteksi dini, pencegahan dan pelayanan berkelanjutan, DIPIKAT MASTENAR menjadi salah satu langkah Puskesmas Tenayan Raya dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus membangun kesadaran bahwa PTM dapat dicegah dan dikendalikan apabila diketahui sejak dini. ‎ ‎Pesan yang ingin dibangun pun sederhana: semakin cepat mengetahui risiko, semakin cepat pula langkah pencegahan dan pengobatan dapat dila

Update Terbaru

*Pelatihan Public Speaking IKWI Riau Dorong Perempuan Berani Tampil dan Ubah Mindset*

Update Terbaru

‎ ‎Terpilih Secara Aklamasi, Zulfadri Pimpin LPMK Tuah Negeri Periode 2026- 2029 ‎

Update Terbaru

Update Terbaru

Satresnarkoba Polres Binjai Kembali Grebek Dan Hancurkan Barak Narkoba Di Desa Perdamaian*