Breaking News

Home / Update Terbaru

Minggu, 7 Juni 2026 - 02:13 WIB

Kuat Diisukan Pengolahan Bahan Kimia Diguda Tidak Standar, Kepala IPA Delitua Tirtanadi Angkat Bicara

Medan l sorothukum.com– Dugaan Diisukan pengolahan bahan kimia yang tidak kuat standar serta biaya perawatan bak pemancar dipersoalkan pada salah satu media online, Kepala Instalasi Pengolahan Air (Ka.IPA) Delitua Perumda Tirtanadi Azanil Putra angkat bicara.

“Tube settler setiap clarifier memiliki 16 sel kesemuanya berjalan normal,” kata Azanil Putra Ka.IPA Delitua Perumda Tirtanadi ketika dihubungi melalui telepon selularnya Sabtu (6/6/2026).

Dikatakan Azanil adapun kegunaan clarifier itu sendiri adalah untuk menangkap flok – flok ataupun partikel – partikel lumpur yang melayang.

“Jadi gak benar itu bang yang diisukan tidak standar kesemuanya masih berjalan secara normal dan sesuai standar,” tegas Azanil Putra.

Dilanjutkan Azanil Putra diakuinya bahwa kondisi tube settler yang ada saat ini diperlukan perawatan ekstra namun masih dapat digunakan serta dilakukan perbaikan secara kontinyu, sehingga seluruh kegiatan pengolahan air di IPA Delitua tetap berjalan normal dengan menggunakan bahan – bahan kimia yang standar, sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No 2 tahun 2003.

Menurutnya di IPA Delitua kapasitas terpasang produksi 1400 liter/detik, dengan cakupan layanan Cabang Delitua, Cabang Medan Kota, Cabang HM Yamin, Cabang Medan Denai dan Cabang Tuasan.

Baca Juga:  Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

“Air ini kan dipergunakan untuk hajat hidup orang banyak mana mungkin kami dalam pengelolaannya tidak sesuai standar,” tegas Azanil.

Sementara Ka. IPA Sibolangit Subhandi ketika ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa pengolahan air di IPA Sibolangit seperti pemancar lau kaban sudah terpasang springkel dengan baik yang kegunaannya untuk menangkap oksigen XN untuk menaikkan PH.

“Springkel itu sudah terpasang dengan baik untuk menangkap oksigen XN sehingga PHnya naik,” ujar Subhandi.

Selain itu kata Subhandi pipa yang untuk mengalirkan bahan kimia soda ash dan kaporit akan dilakukan penutup pipa serta dibersihkan pada tiap 3 bulan sekali.

Dikatakan Subhandi di IPA Sibolangit pemeriksaan kualitas air menggunakan turbidity meter pada tiap 1 jam sekali.

“Kualitas air di IPA Sibolangit diperiksa menggunakan turbidity meter setiap 1 jam sekali sehingga sesuai Permenkes No 2 tahun 2003,” kata Subhandi.

Subhandi memastikan air yang keluar dari IPA Sibolangit pengolahannya sudah sesuai standar sehingga masyarakat tidak perlu ragu dalam menggunakannya

.(b, piliang).

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

Jumat Pertama Ramadhan, Harapan Menggema dalam Sholat Jumat Berjamaah di Lapas Pekanbaru

Update Terbaru

Rutan Kelas I Labuhan Deli Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional*

Update Terbaru

Polri Tidak Ada Pembiaran: Polsek Puncur Batu Gerebek “Sarang Sabu” di Sibolangit, Tangkap 2 Pelaku dan Pengembangan

Update Terbaru

Sijago Merah Mengamuk di Aspol Pekanbaru: Dua Rumah Dinas Perwira Menengah Hangus Terbakar habis’.

Update Terbaru

*Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Digelar Serentak di Riau, Fokus pada 10 Sasaran Prioritas Pelanggaran Lalu Lintas*

Update Terbaru

*Distribusikan 4.951 Paket Bansos, Air Bersih, Bedah Rumah dan Bakti Religi, Polri Hadir Membawa Harapan untuk Masyarakat*

Update Terbaru

Semangat Berbagi di Bulan Ramadhan, Lapas Pekanbaru Gelar Bakti Sosial

Update Terbaru

‎Kawasan Padat Penduduk di Sukaramai Jadi Sasaran Pertama Perbaikan Instalasi Listrik Gratis Pemko Pekanbaru ‎