Breaking News

Home / Update Terbaru

Kamis, 23 April 2026 - 14:35 WIB

Karyawan SPBU Kebun Nenas Ditahan Usai Isi BBM Rp100 Ribu, Diduga Tak Tahu Jenis Mobil

Verannews.com…Kuantan Singingi,- Seorang karyawan SPBU di Kebun Nenas Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, ditahan petugas karena mengisi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ke sebuah mobil. Padahal, karyawan tersebut mengaku hanya menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Kejadian bermula ketika seorang pengendara mobil datang ke SPBU dan meminta pengisian BBM subsidi senilai Rp100 ribu. Karyawan SPBU langsung melayani pengisian sesuai permintaan.

Namun, setelah transaksi selesai, sistem barcode di mesin SPBU baru menampilkan keterangan jenis mobil yang ternyata tidak termasuk kategori penerima BBM subsidi.

Karyawan SPBU tersebut tidak mengetahui jenis mobil tersebut saat proses pengisian berlangsung, karena informasi jenis kendaraan baru muncul di layar atau keluar print pengisian setelah pengisian selesai.

Terkait kejadian ini, awak media konfirmasi pihak dari SPBU Kebun Nenas, Sumantri, Kamis (23/4/2026).

“Kami tidak tahu mobil ini, mobil ini baru sekali mengisi minyak di SPBU, bahkan kami tidak tahu ada minyak dua jeregen di dalam mobil, karena bukan tugas kami memeriksa isi mobil orang,” ucap Sumantri.

Baca Juga:  Sukseskan Ketahanan Pangan, Lapas Kelas IIA Bengkalis Panen 266 Kilogram Ikan Patin

“Saat ini lagi di BAP di Polres Kuansing, nanti tunggu informasi selanjutnya,” kata Sumantri.

Pihak berwajib kemudian menahan karyawan itu karena dianggap telah melayani pengisian BBM subsidi ke kendaraan yang tidak berhak.

Karyawan SPBU menjelaskan, dirinya hanya mengikuti SOP pelayanan, yakni melayani permintaan konsumen senilai Rp100 ribu. Ia tidak memiliki akses untuk mengetahui jenis mobil sebelum barcode dipindai.

Kejadian ini memicu keluhan dari pihak SPBU, yang menilai karyawan tidak seharusnya dipersalahkan karena keterbatasan informasi pada sistem.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait status penahanan karyawan tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena banyak karyawan SPBU di lapangan yang hanya menjalankan tugas pelayanan tanpa mengetahui detail kategori kendaraan penerima BBM subsidi.(Sugianto)

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

Polres Rokan Hilir Ungkap Kasus Karthutla, Satu Tersangka Diamankan

Update Terbaru

Kokohkan Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Binjai Bersama PJU Gelar Silaturahmi ke Mako Yonarhanud 11/WBY*

Update Terbaru

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar Olahraga Bersama dan Salurkan 1.000 Paket Bansos untuk Masyarakat

Update Terbaru

Diduga Keracunan Makanan Program MBG, 12 Siswa SD di Kampar Dilarikan ke Rumah Sakit

Update Terbaru

Ditlantas Polda Riau Bergerak Cepat Tindak Lanjuti Titik Banjir di Depan RS Awal Bros, Berkolaborasi dengan PUPR Pekanbaru – Selasa 21 Juli 2026 – Menindaklanjuti adanya genangan air yang mengganggu kelancaran arus lalu lintas di depan Rumah Sakit Awal Bros, Jalan Jenderal Sudirman, Ditlantas Polda Riau bergerak cepat dengan menerjunkan tim untuk melakukan peninjauan langsung ke lokasi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau serta PUPR Kota Pekanbaru. Kegiatan pengecekan lapangan dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, yang didampingi AKP Bahrul. Peninjauan dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab utama terjadinya genangan air yang kerap muncul saat hujan dengan intensitas tinggi dan berpotensi menghambat arus lalu lintas serta membahayakan keselamatan pengguna jalan. Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan adanya penyumbatan pada saluran drainase yang menghambat aliran air. Sebagai langkah awal penanganan, PUPR Kota Pekanbaru langsung melakukan pembersihan parit dan saluran drainase di sekitar lokasi agar aliran air kembali lancar dan genangan dapat segera surut. Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk respons cepat Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya terhadap kondisi yang berpotensi mengganggu keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). “Kami tidak hanya hadir untuk mengatur arus lalu lintas, tetapi juga memastikan setiap potensi gangguan terhadap keselamatan pengguna jalan dapat segera ditangani melalui koordinasi dan kolaborasi dengan instansi terkait. Penanganan genangan ini merupakan wujud sinergi antara Ditlantas Polda Riau, PUPR Provinsi Riau, dan PUPR Kota Pekanbaru agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika. Ia menambahkan, Ditlantas Polda Riau akan terus memetakan titik-titik rawan banjir di wilayah Pekanbaru maupun kabupaten/kota lainnya di Provinsi Riau sebagai langkah antisipasi, terutama pada musim penghujan. “Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintasi ruas jalan yang terdampak genangan, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran drainase. Upaya pencegahan banjir merupakan tanggung jawab bersama demi terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar,” tutup Dirlantas. Ditlantas Polda Riau memastikan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menghadirkan solusi yang berkelanjutan terhadap titik-titik rawan banjir, sehingga mobilitas masyarakat tetap berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.(***)

Update Terbaru

DARI KOLAM TUMBUH HARAPAN WBP LAPAS NARKOTIKA RUMBAI SUKSES PANEN LELE

Update Terbaru

Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Singingi Cek Pekarangan Bergizi Jagung & Kacang Tanah di Desa Petai Baru

Update Terbaru

Pelajar SMA di Binjai Jadi Korban Begal Saat Berangkat Sekolah, Polisi Bentuk Tim Khusus Anti Begal*