Breaking News

Home / Update Terbaru

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:17 WIB

Kalapas Pekanbaru Kukuhkan Tim Satopspatnal, Perkuat Pengawasan dan Deteksi Dini Gangguan Keamanan

Pekanbaru –Verannews.com_- Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, secara langsung memimpin apel pembentukan dan pengukuhan Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal), yang dilaksanakan di Lapangan Lapas Pekanbaru, pada Kamis (12/02). Kegiatan tersebut disaksikan oleh seluruh jajaran petugas Lapas sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pengawasan dan menjaga integritas pemasyarakatan.

Dalam apel tersebut, Kalapas Yuniarto secara resmi mengukuhkan jajaran pejabat struktural yang tergabung dalam Tim Satopspatnal. Pembentukan Tim Satopspatnal ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan deteksi dini, pencegahan, serta penindakan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Selain itu, tim ini juga bertugas memastikan seluruh pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur serta ketentuan yang berlaku.

Dalam amanatnya, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan bahwa keberadaan Tim Satopspatnal bukan hanya sebatas formalitas, melainkan wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga marwah institusi.

Baca Juga:  ‎DIPIKAT MASTENAR, Inovasi Puskesmas Tenayan Raya Deteksi PTM Sejak Dini dan Cegah Komplikasi ‎ ‎Pekanbaru – Penyakit tidak menular (PTM) masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat yang membutuhkan perhatian serius. Hipertensi, diabetes melitus hingga kanker menjadi sejumlah penyakit yang dapat muncul akibat berbagai faktor, mulai dari gaya hidup, faktor genetik hingga rendahnya kesadaran masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. ‎ ‎Untuk menjawab tantangan tersebut, Puskesmas Tenayan Raya Kota Pekanbaru menghadirkan inovasi “DIPIKAT MASTENAR”, singkatan dari Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Bersama Puskesmas Tenayan Raya. ‎ ‎Inovasi ini dirancang sebagai upaya memperkuat deteksi dini, pencegahan serta penatalaksanaan penyakit tidak menular secara berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat mengetahui risiko penyakit lebih awal dan memperoleh penanganan yang tepat. ‎ ‎Kepala Puskesmas Tenayan Raya, Nel Afni Lahamid, S.KM., M.KM, menjelaskan bahwa berdasarkan data tahun 2023, dari total penduduk Kota Pekanbaru sebanyak 1.082.246 jiwa, baru sekitar 74.082 jiwa atau 6,8 persen yang mendapatkan layanan skrining PTM. ‎ ‎Dari jumlah tersebut, sebanyak 12.403 jiwa atau sekitar 16,7 persen diketahui memiliki risiko terhadap penyakit tidak menular. ‎ ‎Sementara di wilayah kerja Puskesmas Tenayan Raya, dari total 64.802 jiwa penduduk, sebanyak 11.924 jiwa atau 18,4 persen telah mendapatkan layanan skrining PTM. Dari hasil skrining tersebut, terdapat 4.054 jiwa atau sekitar 23,7 persen yang berisiko mengalami PTM. ‎ ‎“PTM yang banyak terjadi di antaranya hipertensi, diabetes melitus, kanker rahim serta gangguan kesehatan jiwa,” ujar Nel Afni. ‎ ‎Melihat kondisi tersebut, Puskesmas Tenayan Raya kemudian mengembangkan DIPIKAT MASTENAR sebagai langkah inovatif untuk memperluas deteksi dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan. ‎ ‎Bukan Sekadar Skrining ‎ ‎DIPIKAT MASTENAR tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi mencakup rangkaian pelayanan mulai dari edukasi, deteksi dini hingga pengelolaan pasien secara berkelanjutan. ‎ ‎Melalui inovasi ini, masyarakat mendapatkan proteksi kesehatan dan edukasi PTM, deteksi dini risiko penyakit melalui skrining kesehatan, serta peningkatan aktivitas fisik melalui kegiatan senam bersama Puskesmas Tenayan Raya. ‎ ‎Bagi masyarakat yang telah terdeteksi memiliki PTM, dilakukan pemeriksaan rutin setiap bulan sebagai bagian dari upaya pengendalian penyakit sekaligus mencegah terjadinya komplikasi. ‎ ‎Pelayanan juga diperkuat dengan kunjungan rumah bagi pasien risiko tinggi, layanan laboratorium, serta dukungan apotek Program Rujuk Balik (PRB) untuk memudahkan pasien mendapatkan obat secara rutin. ‎ ‎Hadirkan Konsep “One Stop Service” ‎ ‎Salah satu keunggulan DIPIKAT MASTENAR adalah konsep pelayanan berkelanjutan dengan pendekatan “one stop service”. ‎ ‎Melalui konsep tersebut, pasien tidak perlu berpindah-pindah tempat untuk mendapatkan pelayanan lanjutan. Skrining lanjutan, pemeriksaan laboratorium, pengambilan obat PRB hingga layanan fisioterapi dapat dilakukan di Puskesmas Tenayan Raya. ‎ ‎Konsep ini diharapkan membuat pelayanan kesehatan menjadi lebih mudah, cepat dan terintegrasi, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara rutin. ‎ ‎Tujuan utama inovasi DIPIKAT MASTENAR adalah mencegah terjadinya kasus PTM, terutama hipertensi, diabetes melitus dan kanker rahim. Selain itu, inovasi ini juga diarahkan untuk memastikan penderita mendapatkan pengelolaan dan penatalaksanaan yang tepat, mencegah komplikasi serta meningkatkan kualitas hidup pasien. ‎ ‎Dengan mengedepankan prinsip deteksi dini, pencegahan dan pelayanan berkelanjutan, DIPIKAT MASTENAR menjadi salah satu langkah Puskesmas Tenayan Raya dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus membangun kesadaran bahwa PTM dapat dicegah dan dikendalikan apabila diketahui sejak dini. ‎ ‎Pesan yang ingin dibangun pun sederhana: semakin cepat mengetahui risiko, semakin cepat pula langkah pencegahan dan pengobatan dapat dila

“Tim Satopspatnal harus menjadi garda terdepan dalam menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme petugas. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, objektif, serta tanpa pandang bulu. Kita ingin memastikan Lapas Pekanbaru tetap dalam kondisi aman, tertib, dan bersih dari segala bentuk pelanggaran,” tegas Yuniarto.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran untuk terus memperkuat sinergi dan soliditas antarbagian demi menciptakan lingkungan kerja yang kondusif serta pelayanan pemasyarakatan yang optimal.

Dengan terbentuknya Tim Satopspatnal ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan internal dan memperkuat budaya kerja yang berintegritas demi mewujudkan pemasyarakatan yang semakin profesional dan terpercaya.

Redaksi/ verawati

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

Rutan Labuhan Deli Ikuti Apel Awal Tahun 2026, Tekankan Implementasi KUHP Baru

Update Terbaru

Patroli Beat Ditlantas Polda Riau, Hadir di Jam Rawan Demi Kelancaran Lalu Lintas Pekanbaru

Update Terbaru

KPPU Ungkap Dugaan Pelanggaran Persaingan Pada Distribusi Pasokan AC Merek Aux*+

Update Terbaru

*Brimob Batalyon C Kawal Pembangunan Hunian Tetap dan Sementara di Batang Toru*

Update Terbaru

Buka Bersama dan Santuni Anak Yatim serta Berbagi Takjil, Wujud Kepedulian Hankam MPC Pekanbaru di Bulan Ramadhan

Update Terbaru

*Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026*

Update Terbaru

Lapas Narkotika Rumbai laksanakan Aksi Bersih Kemerdekaan Semarak HUT RI Ke 81.

Update Terbaru

Abdul Hamid: Kebebasan Pers adalah Nafas Demokrasi, Momentum Perkuat Peran Media Nasional