Breaking News

Home / Update Terbaru

Senin, 24 Agustus 2026 - 00:33 WIB

Atlet Kuansing Vs Atlet Nasional”, Alam Cahayo Tuah Nagoghi Sang Juara Tahun 2026

VeranNews.com…KUANTAN SINGINGI,– Gelombang air Sungai Kuantan sore itu menjadi saksi bisu menetesnya air mata haru ratusan ribu pasang mata.

Minggu (23/8/2026), sekira pukul 17.00 WIB, Tepian Narosa berubah menjadi lautan emosi saat jalur Alam Cahayo Tuah Nagoghi memotong garis finis dan resmi dinobatkan sebagai sang juara Event Nasional Pacu Jalur 2026.

Bukan sekadar raihan trofi. Kemenangan anak-anak kampung dari Kecamatan Cerenti ini terasa amat mengoyak dada. Mereka berhasil membuktikan bahwa kebanggaan tanah kelahiran dan tradisi tak bisa dibeli dengan modal apa pun.

Di laga penentu, Alam Cahayo Tuah Nagoghi tampil begitu perkasa melibas juara bertahan, Bintang Emas Cahaya Intan. Jalur lawan bukanlah penantang sembarangan, mereka bertumpu pada deretan atlet dayung profesional sewaan asal Pulau Jawa dan Jambi yang dibayar khusus untuk menang.

Namun, di atas riak air Kuantan, dayung profesional itu harus bertekuk lutut di hadapan ikatan batin pemacu lokal. Putra-putra asli Cerenti mengayuh bukan sekadar mengejar garis finis, melainkan mempertahankan harga diri tanah leluhur mereka.

Kemenangan ini langsung memantik gelombang haru. Anggota DPRD Provinsi Riau asal Cerenti, Zuhendri, mengungkapkan betapa dalamnya nilai emosional di balik kayuhan anak-anak daerah tersebut.

“Mereka anak kampung yang sungguh menjiwai pacu jalur sebagai budaya mereka. Siang dan malam mereka berlatih tanpa lelah. Mereka menangis saat kalah, dan kembali berurai air mata bahagia saat menang. Hal yang penuh jiwa seperti ini tidak akan pernah kita temukan pada pemacu bayaran,” tutur Zuhendri penuh haru.

Baca Juga:  Dari Hasil Peninjauan Lapangan Bahwa Ada Diduga Sengketa Lahan Meranti Pandak ", Wajib Pemkot Pekanbaru Telusuri keabsahan dengan HGB Perusahaan ini !!...

Pesan Bijak Untuk Putra Daerah
Kemenangan ini adalah tamparan sekaligus pelajaran. Bahwa para juara belum tentu lahir dari atlet nasional. Kuncinya bukan siapa yang paling kuat, tapi siapa yang paling disiplin, paling kompak, dan paling patuh pada arahan pelatih.

Kepada seluruh anak pacuan putra daerah di 15 kecamatan Kuansing

Jangan pernah merasa kalah sebelum bertanding. Asah terus kemampuan, jaga kekompakan, dan dengarkan pelatih. Karena di Pacu Jalur, yang menang bukan jalur tercepat, tapi jalur yang paling bersatu hatinya.

Bintang Emas Cahaya Intan yang bertabur atlet “impor” hari ini berhasil ditundukkan. Itu bukti nyata, tanah Kuansing melahirkan pendekar-pendekarnya sendiri.

Saat meriam penanda kemenangan berdentum, ribuan warga yang memadati sepanjang sungai tak lagi mampu menahan air mata bahagia. Nama Alam Cahayo Tuah Nagoghi dielu-elukan bagai pahlawan.

Sore itu, Tepian Narosa tak hanya merayakan sebuah kejuaraan, tetapi merayakan kemenangan jiwa, cinta, dan harga diri putra daerah Kuansing atas tanah kelahirannya.(Sugianto)

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

Menata Hati dari Balik Jeruji Warga Binaan Rutan Dumai Rutin ikuti pembinaan Kerohanian.

Update Terbaru

Tingkatkan Keimanan, WBP Lapas Ikuti Kegiatan Mengaji di Masjid At-Taubah

Update Terbaru

Penggeledahan Rutin Kamar Hunian, Lapas Kelas IIA Bengkalis Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib

Update Terbaru

PERTAHANKAN WTP 15 KALI, PEMKAB KUANSING AJUKAN RANPERDA PERTANGGUNGJAWABAN APBD 2025

Update Terbaru

Deteksi Dini Narkoba, 11 Narapidana Lapas Binjai Jalani Tes Urine

Update Terbaru

Kapolsek Singingi Pengecekan tanaman Bergizi cabe rawit dan pisang milik Bpk.samsul dalam rangka Mendukung Program ASTA CITA Presiden Republik Indonesia.

Update Terbaru

*Pastikan Kesiapan Open Traffic, Ditlantas Polda Riau Tinjau Overpass STA 203+285*

Update Terbaru

Warga Tapung Desak Polisi Tangkap Pemilik Galian C Becah kelubi