Breaking News
DUMAI BETUMBUK: Tim Kick Boxing Bengkalis Sabet 3 Emas dan 1 Perak, Ukir Prestasi Gemilang
Polres Kuansing Salurkan Bantuan Sembako Kepada Warga Melalui Jumat Berkah
Rutan Pekanbaru Gelar Jalan Santai, Jaga Kebugaran Dan Pererat Kebersamaan Pegawai
Wujudkan Lingkungan Aman, Lapas Bengkalis Gelar Razia Bengkalis – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis melaksanakan razia kamar hunian pada Senin malam(08/12), sebagai langkah preventif mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib). Razia yang dimulai pukul 20.30 WIB tersebut menyasar Kamar 21 dan 22 Blok E, dan berhasil menemukan sejumlah barang terlarang yang berpotensi menimbulkan gangguan di dalam Lapas. Kegiatan penggeledahan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono serta didampingi oleh Ka.KPLP, Diasta Krismayandi, staf KPLP, staf Keamanan, staf Portatib, Regu Pengamanan II, dan CPNS Lapas Kelas IIA Bengkalis. Seluruh petugas bergerak secara terkoordinasi untuk memastikan proses razia berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur. Sasaran utama kegiatan adalah barang-barang terlarang seperti narkoba, telepon genggam, senjata tajam, serta alat elektronik yang tidak sesuai ketentuan. Dari hasil pemeriksaan, Tim Penggeledahan tidak menemukan narkoba, namun menemukan beberapa barang terlarang seperti, pisau, kabel, colokan. Seluruh barang hasil temuan telah diamankan untuk proses tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Lapas Bengkalis dalam menguatkan keamanan, menekan potensi gangguan kamtib, serta menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap kondusif. #guardandguide #kemenimipas #ditjenpas #pemasyarakatan #pemasyarakatan_riau #lapasbengkalis #kamtib #raziahunian #zerohalinar
Sentuh Hati Masyarakat, lapas Bengkalis Bagikan paket Sembako untuk keluarga Warga Binaan hingga Warga sekitar.
DARI KETERAMPILAN MENJADI KARYA, WARGA BINAAN LAPAS BANGKINANG PRODUKTIF MEMBUAT TEMPE

Home / Update Terbaru

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:23 WIB

VeranNews.com..Pekanbaru – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Riau meminta Kementerian Hukum (Kemenkum) mengkaji ulang implementasi Peraturan Menteri Hukum (Permenkum) Nomor 49 Tahun 2025 tentang kewajiban pelaporan tahunan Perseroan Terbatas (PT).

Kenapa? karena aturan tersebut berpotensi menambah beban operasional perusahaan pers daerah, khususnya media startup yang masih berjuang mempertahankan keberlangsungan usahanya.

Ketua SMSI Riau Luna Agustin mengatakan, sebagian besar perusahaan media siber di daerah masih beroperasi dalam skala usaha yang setara dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Karena itu, kewajiban pelaporan yang membutuhkan jasa notaris dengan biaya yang diperkirakan mencapai sekitar Rp6 juta setiap tahun dinilai menjadi beban yang cukup berat.

“Media startup saat ini sedang menghadapi tantangan besar, mulai dari penurunan pendapatan iklan, persaingan dengan platform digital global, hingga meningkatnya biaya operasional. Jangan sampai regulasi baru justru semakin menjepit ruang gerak media lokal,” ujar Luna di Pekanbaru, Rabu (05/08/2026).

Menurutnya, implementasi Permenkum Nomor 49 Tahun 2025 perlu dikaji ulang agar tidak menimbulkan beban yang tidak proporsional bagi perusahaan pers daerah dan berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kondisi riil industri media, terutama media siber yang baru berkembang dan memiliki keterbatasan sumber daya.

Luna menilai, semangat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong pertumbuhan ekonomi, kemudahan berusaha dan pemberdayaan UMKM seharusnya juga tercermin dalam kebijakan yang menyentuh industri pers.

Media startup, katanya, merupakan bagian dari ekosistem ekonomi digital yang perlu didukung agar mampu tumbuh, menciptakan lapangan kerja, serta menghadirkan informasi yang berkualitas bagi masyarakat.

Karena itu, SMSI Provinsi Riau berharap Kementerian Hukum membuka ruang dialog dengan organisasi perusahaan pers dan pelaku media sebelum implementasi aturan tersebut diberlakukan secara penuh.

Langkah tersebut dinilai penting agar regulasi yang diterapkan tetap memberikan kepastian hukum tanpa menghambat keberlangsungan media startup dan perusahaan pers daerah.

Baca Juga:  Langkah Nyata Tingkatkan Pembinaan Bagi Warga Binaan, Lapas Pekanbaru Tanda Tangani MoU dengan Kemenag Kota Pekanbaru

SMSI Riau juga mengajak pemerintah untuk menyusun kebijakan yang lebih proporsional dengan mempertimbangkan kemampuan perusahaan pers berskala kecil, sehingga tujuan tertib administrasi perusahaan dapat tercapai tanpa mengorbankan pertumbuhan industri media nasional.

Menurutnya, berbagai kebijakan dan tantangan yang dihadapi industri media digital membuat perusahaan media rintisan berada dalam posisi yang semakin terjepit.

Luna mengatakan, media startup memiliki peran penting dalam menjaga keberagaman informasi, memperkuat demokrasi, serta membuka ruang bagi jurnalisme lokal. Namun, di tengah perkembangan teknologi dan persaingan dengan platform digital global, media siber skala kecil justru menghadapi tekanan yang semakin berat.

“Media startup membutuhkan ruang tumbuh yang sehat. Jangan sampai kebijakan yang ada justru membuat media lokal semakin sulit berkembang,” ujarnya.

Ia berharap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dapat memberikan perhatian lebih terhadap keberlangsungan media siber nasional, terutama media startup yang masih berjuang membangun usaha di tengah tantangan ekonomi dan perubahan ekosistem digital.

Menurut Luna, pemerintah perlu menghadirkan kebijakan yang berpihak pada keberlanjutan industri pers nasional melalui regulasi yang adil, dukungan terhadap ekosistem media digital, serta memastikan adanya persaingan yang sehat antara media lokal dan platform digital.

Selain itu, ia menilai keberadaan media startup tidak hanya berfungsi sebagai pelaku usaha, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat hingga ke daerah.

SMSI Provinsi Riau berharap pemerintah membuka ruang dialog dengan organisasi perusahaan pers guna merumuskan kebijakan yang mampu menjaga keberlangsungan media nasional sekaligus memperkuat kebebasan pers yang bertanggung jawab.

“Harapan kami, pemerintahan Presiden Prabowo mampu menciptakan iklim usaha media yang lebih sehat, sehingga media startup dapat tumbuh, mandiri, dan terus memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa,” tutup Luna Agustin.(*)

Penulis Rafizis

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

PAD Dikejar, Hutang Menumpuk, Gaji Mandek. PKL Kuansing: “Jangan Bebani Rakyat Kecil Lagi.!”

Update Terbaru

Polres Binjai Release Pengungkapan Kasus Pembuangan Bayi, Curas, Curat dan Hasil Operasi Pekat Toba 2026*

Update Terbaru

Rutan Dumai Buka pekan olahraga Semarak Hari kemerdekaan RI ke 81 .

Update Terbaru

Rutan Labuhan Deli Laksanakan Pengamatan dan Pembukaan Program Pembinaan Kepribadian Warga Binaan

Update Terbaru

Tak Ada Anggaran Bukan Halangan, POBSI dan KONI Pekanbaru Perjuangkan Empat Atlet Tampil di Kejurnas 2026

Update Terbaru

*Dalam Waktu Dua Hari, Satresnarkoba Polres Binjai Tangkap 2 Orang Bandar Narkoba Di Kota Binjai*

Update Terbaru

Kapolres Rokan Hilir Buka Puasa Bersama dengan Insan Pers dan Anak Yatim, Pererat Silaturahmi di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

Update Terbaru

Sat PJR Gerak Cepat Lindungi Warga dari Upaya Penarikan Kendaraan di Gerbang Tol Muara Fajar*