Breaking News

Home / Update Terbaru

Jumat, 17 April 2026 - 08:43 WIB

Hutang Tunda Bayar Kuansing Rp202,9 M, Publik dan Masyarakat Kawal Kepastian Angka dan Tunggu Audit BPK RI

VeranNews.com..Kuantan Singingi,— Angka hutang tunda bayar pekerjaan kontraktor tahun 2024–2025 sebesar Rp202,9 miliar yang disampaikan Anggota DPRD Kuansing, Syafril ST, masih belum final, Jumat (17/4/2026).

Data BPKAD mencatat nilai berbeda, yakni Rp169 miliar lebih. Selisih ini terjadi karena angka Syafril bersumber dari draft unaudited sedangkan angka BPKAD merupakan hasil audit Inspektorat.

“Tunggu Hasil Audit BPK RI”, dengan perbedaan itu, besar hutang tunda bayar yang sah belum bisa dipastikan. Hasil audit BPK RI yang kini masih berjalan akan menjadi acuan resmi, dan bisa saja membuat angka turun di bawah Rp169 miliar atau naik di atas Rp202,9 miliar.

Belanja Pegawai (65% vs 37,5%)
Perbedaan hitungan juga terjadi pada belanja pegawai 2026. Syafril menyebut angkanya mencapai (65 persen) dari estimasi APBD, yang berarti PPPK terancam dirumahkan.

Sementara BPKAD mencatat (37,5 persen), masih dalam rentang kewajaran pemerintah pusat 30–40 persen.

Baca Juga:  Instruksi Kapolri: 'Tidak Ada Toleransi bagi Anggota Polri Terlibat Jaringan Narkoba'

Menurut pengamat, perbedaan ini muncul karena Syafril memakai rasio dugaan jumlah ASN, sedangkan BPKAD menggunakan skema belanja APBD. APBD sendiri merupakan politik anggaran, sehingga tidak bisa dinilai dari satu sisi saja.

Lanjutnya, Kita Harus “Puasa” Bangun 1 Tahun,
Syafril menyatakan kondisi keuangan Pemkab Kuansing semakin berat karena utang yang terus menumpuk.

Ia menyarankan pemerintah menunda pembangunan fisik selama minimal satu tahun dan fokus melunasi utang serta meningkatkan PAD.

“Kondisi ini sudah kita prediksi. Utang 2024 hampir Rp200 miliar, sekarang 2025 lebih dari Rp202 miliar. Kita harus puasa membangun dulu,” ujar Syafril dari narasi CAKAPLAH.com, Kamis (16/4/2026).

Publik Menanti Hasil Audit

Publik, DPRD Kuansing, LSM, wartawan, dan aktivis kini menanti hasil audit BPK RI sebagai angka yang memiliki kekuatan hukum. Hingga audit selesai, semua angka masih bersifat sementara.(Sugianto)

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

*Polres Binjai Amankan 14 Unit Sepeda Motor Terlibat Aksi Balap Liar Dan Begal*

Update Terbaru

Sigap Dan Humanis Kapolres Binjai Bantu Dorong Becak Motor Mogok

Update Terbaru

Wujudkan Mimpi Anak Bangsa, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta Resmikan Program Pembinaan Sekolah Rakyat di Ranah Minang

Update Terbaru

Brimob Batalyon C Bergerak Bersama Warga: Bangun Huntara dan Siapkan Bantuan Sembako

Update Terbaru

Melindungi Tuah Menjaga Marwah, Kuansing Bersatu, Polres Kuansing Gelar Nobar Bersama

Update Terbaru

Sambut Ramadan 1447 H, Polres Rokan Hilir “Sulap” Masjid Jadi Lebih Nyaman Lewat Program BERUBAH

Update Terbaru

Wagub Emil Dardak Hadiri Peluncuran Bamus Madura dan Gagasan Ormas Madas Nusantara

Update Terbaru

Pantau Harga Hingga Lebaran, Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Sejumlah Pasar di Medan