Breaking News

Home / Update Terbaru

Minggu, 15 Februari 2026 - 10:51 WIB

*Lepas 22 Kontainer, Kapolri Pastikan Bantuan Terdistribusi Merata hingga Wilayah Terdampak Terpencil*

*MEDAN* – VeranNews.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Melalui gerakan kemanusiaan bertajuk “Polri untuk Masyarakat”, sebanyak 22 kontainer bantuan resmi dilepas hari ini.

Pelepasan bantuan dipimpin langsung Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, serta dihadiri jajaran pejabat utama Polri dan pemerintah daerah.

Dari total 22 kontainer, sebanyak 12 kontainer didistribusikan untuk wilayah Aceh dan 10 kontainer untuk Sumatera Utara.

Seluruh logistik telah melalui proses pendataan dan stock opname secara detail guna memastikan bantuan tepat sasaran sesuai kebutuhan lapangan.

Berdasarkan data logistik yang dihimpun, bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok seperti beras dalam berbagai kemasan, mie instan, minyak goreng, air mineral, telur, ikan kering, hingga makanan siap saji.

Selain itu, Polri juga menyalurkan susu anak, biskuit, perlengkapan bayi, pembalut wanita, serta berbagai kebutuhan sandang seperti selimut, pakaian, sarung, mukena, dan perlengkapan ibadah.

Di sektor kesehatan, puluhan jenis obat-obatan turut disiapkan, antara lain obat penurun panas, antibiotik, obat batuk, vitamin, oralit, masker, hingga perlengkapan medis dasar untuk mengantisipasi penyakit pascabanjir.

Baca Juga:  WBP Nasrani Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Ibadah di Gereja Lapas dengan Penuh Sukacita

Tak hanya itu, dukungan berupa portable power station dan panel surya juga disertakan untuk membantu wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan listrik akibat bencana.

Distribusi bantuan dilakukan secara bertahap dari gudang logistik di Medan dan Bireuen, dengan koordinasi lintas instansi agar penyaluran merata hingga ke wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.

Sekitar 40 ribu warga diproyeksikan menerima manfaat langsung dari bantuan ini.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.

Sementara itu, Siti Hediati Hariyadi mengapresiasi respons cepat Polri, termasuk dukungan terhadap pemulihan infrastruktur yang terdampak, guna mempercepat bangkitnya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Penyaluran bantuan yang dilakukan secara terencana, transparan, dan berbasis kebutuhan lapangan ini mencerminkan Polri yang Presisi—berorientasi pelayanan dan hadir dengan empati.

Selain menjaga stabilitas keamanan selama masa tanggap darurat, Polri juga memastikan proses distribusi berjalan aman dan tertib.

Langkah ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik bahwa di tengah bencana, negara hadir tidak hanya dalam pengamanan, tetapi juga dalam aksi nyata kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat.
*(Redaksi/Kamil Husein)*

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

Polda Sumut Amankan Dua Ekskavator Diduga untuk Tambang Emas Ilegal di Mandailing Natal, Sempat Terjadi Intervensi

Update Terbaru

‎Perkuat Kesiapan Hadapi Situasi Darurat, 30 Petugas Damkar Pekanbaru Ditempa dalam Pelatihan SAR ‎ ‎PEKANBARU– Meningkatkan kemampuan penyelamatan dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Sebanyak 30 petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan mengikuti pelatihan pengembangan kompetensi penyelamatan teknis bersama SAR Pekanbaru. ‎ ‎Pelatihan tersebut resmi ditutup Wakil Wali Kota Pekanbaru, H. Markarius Anwar, S.T., M.Arch., pada Selasa (13/10/2026) sore. ‎ ‎Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) petugas, terutama dalam menghadapi berbagai kondisi darurat yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, keterampilan teknis, dan koordinasi tim. ‎ ‎Dalam sambutannya, Markarius menyampaikan apresiasi kepada instruktur SAR Pekanbaru yang telah memberikan tempat, kesempatan, serta pendampingan kepada para peserta selama pelatihan berlangsung. ‎ ‎“Kami sangat berterima kasih kepada SAR Pekanbaru yang telah memberikan tempat dan kesempatan untuk melatih para peserta dari petugas pemadam kebakaran dan keselamatan Kota Pekanbaru sebanyak 30 orang,” sebut Markarius. ‎ ‎Ia berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi bekal bagi para petugas untuk meningkatkan profesionalisme saat menjalankan tugas di lapangan. ‎ ‎“Jadikan pelatihan ini sebagai bekal untuk meningkatkan profesionalisme dalam melayani masyarakat. Teruslah belajar dan berlatih, karena tantangan di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu,” pesannya. ‎ ‎Tugas Berisiko Tinggi, Kemampuan Teknis Harus Terus Diasah ‎ ‎Markarius menegaskan, petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan memiliki tanggung jawab besar dengan risiko pekerjaan yang tinggi. Mereka tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga dapat terlibat dalam penanganan kecelakaan dan proses evakuasi korban. ‎ ‎Karena itu, kemampuan fisik saja tidak cukup. Petugas juga perlu menguasai keterampilan teknis, memiliki ketahanan mental, menjaga kedisiplinan, serta mampu bekerja sama secara solid dalam tim. ‎ ‎“Maka karena itu pelatihan ini sangat penting, mengingat kemampuan fisik harus didukung keterampilan teknis, ketahanan mental, kedisiplinan, serta kerja sama tim,” jelasnya. ‎ ‎Ia juga mengingatkan seluruh personel agar selalu mematuhi standar operasional prosedur (SOP), menjaga kebugaran, dan mengutamakan keselamatan diri maupun rekan satu tim dalam setiap operasi penyelamatan. ‎ ‎Menurutnya, kesiapan personel merupakan salah satu faktor penting agar setiap tindakan pertolongan dapat dilaksanakan secara terukur dan sesuai prosedur. ‎ ‎Pemko Dorong Petugas Profesional dan Humanis ‎ ‎Pemko Pekanbaru, lanjut Markarius, mendukung kegiatan pelatihan yang dapat meningkatkan kompetensi aparatur, khususnya personel yang bertugas memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. ‎ ‎“Kami sangat mendukung penuh semua kegiatan pelatihan, tujuannya untuk meningkatkan kualitas SDM di setiap aparatur agar mampu memberikan perlindungan dan pelayanan yang cepat, tepat, profesional, serta humanis bagi masyarakat,” ungkap Markarius. ‎ ‎Ia berharap pelatihan bersama SAR Pekanbaru tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, melainkan menjadi bentuk kolaborasi yang dapat dilanjutkan sesuai kebutuhan dan tantangan di lapangan. ‎ ‎Markarius juga meminta para peserta menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan demikian, kemampuan personel dapat terus berkembang seiring meningkatnya tantangan dalam penanganan keadaan darurat. ‎ ‎“Kami meminta peserta dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam tugas sehari-hari, sekaligus menjadikan pelatihan ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih disiplin, bertanggung jawab, dan tulus dalam mengabdi,” tutupnya. ‎ ‎Dihadiri Jajaran SAR dan DPKP Pekanbaru ‎ ‎Penutupan pelatihan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, S.Sos., M.M., beserta jajaran, serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Zarman Candra, S.STP., M.Si., bersama jajaran dan tamu undangan lainnya. ‎ ‎Melalui pelatihan ini, diharapkan 30 petugas yang mengikuti kegiatan semakin siap menghadapi berbagai situasi darurat, mampu bekerja sesuai prosedur, serta memberikan pertolongan secara cepat, tepat, dan profesional demi keselamatan masyarakat Kota Pekanbaru. ‎

Update Terbaru

optimalisasi lahan pertanian: kalapas bengkalis dan jajaran panen 100 kilogram kangkung

Update Terbaru

Pelaku Rayap Besi, Diciduk Polres Binjai*

Update Terbaru

Dalam Rangka Menjaga Keamanan Serta Menciptakan Lingkungan Pemasyarakatan yang Tertib dan Bebas dari Barang Terlarang*

Update Terbaru

Lomba Desain Logo Pacu Jalur 2026 Dibuka, Total Hadiah Rp6 Juta Menanti

Update Terbaru

Aksi Cepat Iptu Nanang Parinduri Redam Gejolak Rantau Kopar: “Lawan Narkoba Yes, Melanggar Hukum No!”

Update Terbaru

Terekam CCTV, Polsek Binjai Kota Tangkap Pencuri Kabel Tower*