Breaking News

Home / Update Terbaru

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:45 WIB

Wujudkan Lapas Ramah Lingkungan, Warga Binaan Lapas Pekanbaru Dilatih Olah Sampah Jadi Pupuk Organik

PEKANBARU – VeranNews,com_-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru terus berkomitmen memberikan bekal kemandirian yang aplikatif bagi para warga binaan. Bertempat di area bimbingan kerja, Lapas Pekanbaru menggelar pelatihan pengelolaan sampah menjadi pupuk organik pada hari ini, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah konkret menindaklanjuti koordinasi yang telah dilakukan sebelumnya dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru. Program ini dirancang untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah domestik hasil aktivitas harian di dalam Lapas sekaligus memberikan keterampilan bernilai ekonomis bagi warga binaan.

Kalapas Pekanbaru, Yuniarto, menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya sekadar menjaga kebersihan lingkungan Lapas, tetapi juga investasi keterampilan bagi warga binaan saat kembali ke masyarakat nantinya.

“Kami ingin warga binaan memiliki ‘senjata’ berupa keterampilan yang nyata. Pengolahan sampah menjadi pupuk organik ini sangat krusial, selain membantu kita mengelola limbah aktivitas harian di dalam Lapas, ini adalah bekal berharga bagi mereka untuk diimplementasikan di lingkungan rumah masing-masing setelah bebas nanti,” ujar Yuniarto.

Beliau juga menambahkan bahwa pupuk organik yang dihasilkan nantinya akan langsung dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan sarana asimilasi dan edukasi (SAE) pertanian yang ada di dalam Lapas.

Baca Juga:  *Sinergi Ditlantas dan PUPR, Penggalian Parit Jadi Solusi Atasi Banjir di Depan RS Awal Bros*

Pelatihan yang berjalan di bawah pengawasan ketat Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Pekanbaru ini diikuti dengan penuh semangat oleh para peserta. Salah satu warga binaan, Yogi, tampak sangat antusias mengikuti setiap tahapan proses pengomposan, mulai dari pemilahan sampah hingga pencampuran aktivator.

“Awalnya saya pikir sampah itu cuma akan di buang keluar lapas, tapi ternyata bisa jadi sesuatu yang bermanfaat dan punya nilai jual. Saya sangat senang ikut pelatihan ini karena caranya sederhana tapi hasilnya luar biasa untuk tanaman. Ini ilmu yang pasti saya bawa pulang ke kampung nanti,” ungkap Yogi dengan semangat.

Dengan adanya pelatihan ini, Lapas Pekanbaru berharap dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus menciptakan ekosistem pertanian mandiri di dalam Lapas. Pengawasan dari Seksi Giatja akan terus dilakukan secara rutin guna memastikan proses produksi pupuk organik berjalan konsisten dan mencapai standar kualitas yang baik.

Redaksi/seprinaldi

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

Kapolres Kampar Kunjungi Pos Satkamling Desa Hangtuah, Serahkan Bantuan dan Dengarkan Aspirasi Warga

Update Terbaru

Dari Senam hingga Penyerahan Hadiah: Lapas Bengkalis Semarakkan Kebersamaan Bersama Warga Binaan

Update Terbaru

Sebanyak 13 Peserta Magang Angkatan II Tahun 2026 Mendapatkan Pembekalan Awal di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli*

Update Terbaru

Gandeng APH,RutanDumai Gelar’ Razia Blok Hunian dan Tes Urin pegawai dan warga Binaan.

Update Terbaru

*Waka Polres Binjai Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Binjai*

Update Terbaru

TINGKATKAN DISIPLIN DAN PROFESIONALISME, SUBBID PROVOS BIDPROPAM POLDA RIAU LAKSANAKAN GAKTIBLIN DI POLRES ROHIL

Update Terbaru

PENGAMANAN KETAT, KOMANDAN JAGA BERHASIL GAGALKAN UPAYA PENYELUNDUPAN NARKOBA

Update Terbaru

Amankan Arus May Day, Polres Binjai Kawal Pergerakan Massa Buruh Menuju Medan*