Breaking News

Home / Update Terbaru

Senin, 11 Mei 2026 - 10:25 WIB

4 HARI PASCA JEBOL, TANGGUL PT PCS MASIH MUNTAHKAN LUMPUR KE SUNGAI SINGINGI, DPRD KUANSING DITAGIH PANGGIL DIREKSI

Verannewes com –KUANTAN SINGINGI,– Empat hari pasca jebol pada 7 Mei 2026, tanggul limbah milik PT Pancaran Cahaya Sejati (PCS) di Kecamatan Singingi, Kuansing, masih mengalirkan air bercampur lumpur ke anak sungai yang bermuara ke Sungai Singingi.

Pantauan lapangan, Senin (11/5/2026) pukul 16.29 WIB, lokasi jebol di koordinat *-0.449377, 101.397489* Desa Logas, Kec. Singingi, masih menganga. Air keruh coklat pekat terus mengalir deras dari celah tanggul.

Bendungan darurat yang dibuat perusahaan hanya berupa, timbunan tanah. Warga menilai itu tak akan kuat menahan debit air jika hujan lebat turun. “Ini bukan solusi. Ini nunggu bencana jilid dua,” kata warga dengan melihatkan foto lokasi.

Akibat jebolnya tanggul pada Rabu (7/5/2026) lalu, banjir lumpur sempat merendam Desa Logas Hilir setinggi lutut orang dewasa. Fasilitas rumah warga dapat imbasnya, sebagian sumur ada yang kenak dekat perairan sungai yang tercemar, air keruh masih tergenang.

“Sampai hari ini air kotor masih ngalir ke sungai,” keluh M, warga Logas Hilir yang terdampak.

Yang bikin warga marah: belum ada satu pun warga terdampak dapat ganti rugi atau insentif dari PT PCS. Padahal kerugian ditaksir ratusan juta.

“Kami cuma dikasih janji didata. Tapi sampai sekarang direksi PT PCS nggak nongol. Malah karyawan yang disuruh bantu warga membersihkan rumah, tapi saya lihat tanggul masih di hadang pakai tanah,” tambah warga lain berinisial R.

Kondisi ini membuat warga mendesak DPRD Kuansing, khususnya Komisi II yang membidangi SDA & Lingkungan Hidup, segera panggil paksa pihak PT PCS.

“Jangan cuma sidak formalitas. Panggil RDP. Tanya kenapa tanggul jebol, kenapa penanganannya asal, kenapa warga nggak diganti rugi. Ini udah pidana lingkungan,” tegas warga yang tidak mau namanya disebutkan.

Baca Juga:  Pimpin Apel Pagi,Karutan Dumai Tekankan peningkatan Layanan.

 

“Sampai saat ini belum ada pihak perusahaan datang menemui kami sebagai warga yang lemah ini,” katanya.

Sesuai UU No. 32/2009 Pasal 98, setiap orang yang sengaja mencemari lingkungan hidup diancam pidana 3-10 tahun penjara dan denda Rp3-10 miliar. Jika lalai, ancamannya 1-3 tahun penjara.

PP 22/2021 juga menegaskan, perusahaan wajib hentikan pencemaran, pulihkan fungsi lingkungan, dan ganti rugi ke warga. Sanksi terberat: cabut izin lingkungan.

Namun hingga 11 Mei 2026, belum ada pernyataan resmi dari DLH Kuansing soal sanksi ke PT PCS. Hasil uji lab kualitas air anak Sungai Singingi juga belum dirilis ke publik.

Kepala Desa Logas membenarkan informasi tersebut. “Air sungai masih keruh. Warga benar mendapatkan banjir bandang kamis kemarin,” ujarnya.

DPRD Komisi II Kuansing Satria Mandala Putra yang dikonfirmasi via telepon sudah merespons, denga mengirimkan beberapa dokumentasi hasil investigasi dilapangan terkait PT PCS.

 

“Dalam waktu dekat pihak perusahaan akan kita panggil,” terang anggota DPRD Komisi II

Polres Kuansing melalui Kanit Tipiter sebelumnya berjanji cek TKP. “Terimakasih infonya, akan kita cek,” ujarnya singkat pekan lalu. Namun belum ada update penetapan tersangka.

PT PCS hingga berita ini diturunkan belum memberi klarifikasi resmi. Kantor perusahaan di lokasi tampak sepi. Satpam yang berjaga mengaku tak berwenang bicara. Redaksi memberi ruang hak jawab 1×24 jam.(TIM PWMOI)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

*Kapolres Binjai Cek Kesiapan Kendaraan, Senpi dan HT Dinas Personel Polres Binjai*

Update Terbaru

Lebih Dari Sekedar Ibadah, Tarawih Jadi Penyejuk Hati Warga Binaan Lapas Pekanbaru di Malam Pertama Ramadhan

Update Terbaru

*Dapat Laporan Warga, Satresnarkoba PolresLangkat Sisir Lokasi Diduga Jadi Tempat Penyalahgunaan Narkoba*

Update Terbaru

*MISTERI PROYEK SILUMAN SDN 147 PEKANBARU: PAGAR ROBOH REBAH TOTAL, KEPALA SEKOLAH SAMSINAR S.Pd. KABUR BUNGKAM DAN DINAS PENDIDIKAN SALING LEMPAR TANGGUNG JAWAB DI ATAS ANCAMAN NYAWA SISWA!*

Update Terbaru

Polsek Singingi Cek Pekarangan Bergizi di Muaralembu, Dukung Program Asta Cita Presiden

Update Terbaru

Mudik 2026 Meningkat, Wadirlantas Polda Riau Intensifkan Pemantauan di Tol Permai dan Jalur Strategis*

Update Terbaru

Berhasil Gagalkan Penyelundupan Narkoba,Petugas Lapas Kelas IIa Bangkinang Terima Penghargaan

Update Terbaru

Polri Mengayommi: Kasat Narkoba AKP Hasan Basri Gelar Jum’at Berkah di Panti Asuhan.