Breaking News

Home / Update Terbaru

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:00 WIB

DARI KOLAM, TUMBUH KETERAMPILAN DAN KEMANDIRIAN

VetanNews.vom.. Bangkinang — Selasa, 29 September 2026 —Ada banyak cara untuk menumbuhkan kemandirian. Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang, salah satunya diwujudkan melalui kegiatan budidaya ikan lele yang dikelola secara produktif oleh warga binaan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperoleh pengalaman dan keterampilan secara langsung dalam mengelola usaha budidaya ikan. Mulai dari pemberian pakan, perawatan kolam, pemantauan pertumbuhan ikan, hingga persiapan menjelang panen dilakukan secara bertahap dan terarah.

Ikan lele dipilih karena memiliki masa pemeliharaan yang relatif singkat serta peluang pemasaran yang cukup baik. Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya belajar mengenai teknik budidaya, tetapi juga dilatih untuk memahami pentingnya tanggung jawab, ketekunan, kerja sama, dan pengelolaan kegiatan secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, warga binaan terlibat langsung dalam proses pengelolaan dan perawatan ikan lele dengan pengawasan di lapangan oleh Ari Saputra, sehingga kegiatan budidaya dapat berjalan dengan baik dan terarah.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, melalui Kasi Kegiatan Kerja (Giatja), Jefriandy, menyampaikan bahwa budidaya lele merupakan salah satu bentuk pembinaan yang diarahkan untuk memberikan pengalaman dan keterampilan nyata kepada warga binaan.

Baca Juga:  Senam Sehat Rutin Di Lapas Narkotika Rumbai Tingkatkan Kebugaran dan Kebersamaan WBP

“Budidaya lele ini menjadi salah satu kegiatan produktif yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk belajar dan terlibat langsung dalam proses pengelolaannya. Selain memiliki masa panen yang relatif cepat dan peluang pemasaran yang baik, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan tanggung jawab, ketekunan, dan keterampilan yang dapat bermanfaat sebagai bekal di masa depan. Pelaksanaannya di lapangan juga terus diawasi agar proses budidaya berjalan dengan baik dan terarah,” ujar Jefriandy.

Hasil panen nantinya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dapur Lapas Kelas IIA Bangkinang. Apabila produksi melebihi kebutuhan internal, hasil budidaya dapat dipasarkan kepada masyarakat maupun melalui pembeli ikan yang datang langsung untuk mengambil hasil panen.

Bukan sekadar memelihara ikan. Dari kegiatan ini, warga binaan belajar tentang tanggung jawab, ketekunan, kerja sama, serta bagaimana sebuah keterampilan dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Melalui pembinaan kemandirian yang produktif, Lapas Kelas IIA Bangkinang terus memberikan ruang bagi warga binaan untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan keterampilan sebagai bekal dalam mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat.

Vera Wati adiwinoto

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

Harga Ayam Potong Bergejolak di Sungai Guntung Menjelang Ramadan, Pedagang Soroti Pasokan dan Daya Beli

Update Terbaru

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Ditlantas Polda Riau Gencarkan Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas dan Green Policing di CFD Pekanbaru*

Update Terbaru

Kapolres Rohil Dan Wakil Bupati Rohil Meriahkan Night Run “Go Sprint Go Green” Lomba Lari 100 Meter Di Bagansiapiapi

Update Terbaru

Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan

Update Terbaru

Kejar Penyelesaian Renovasi Stadion Teladan, Pegiat Olahraga Apresiasi Walikota Medan

Update Terbaru

Wajah Baru di Pekanbaru, Victory Hadirkan Arena Biliar Bebas Asap Rokok

Update Terbaru

Kepala Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Forum Koordinasi dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi

Update Terbaru

Lapas Narkotika Rumbai laksanakan Aksi Bersih Kemerdekaan Semarak HUT RI Ke 81.