Breaking News

Home / Update Terbaru

Selasa, 15 September 2026 - 10:33 WIB

Kantor Staf Presiden Verifikasi Lapangan di Rutan Pekanbaru, Tinjau Dapur, Klinik, dan Ketahanan Pangan*

Verannewscom  –Pekanbaru — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru menerima kunjungan dari Kantor Staf Presiden (KSP) dalam rangka pelaksanaan verifikasi lapangan terkait capaian, kendala, serta kesesuaian pelaksanaan program di Kota Pekanbaru. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperoleh gambaran faktual di lapangan sebagai bahan analisis dan perumusan rekomendasi strategis kepada Presiden.

Rombongan KSP dipimpin oleh Dr. Heru Kreshna Reza, Plt. Deputi I, selaku pimpinan rombongan, didampingi Mayjen TNI (Purn.) Benny Octaviar, Tenaga Ahli Utama; Khairul Fahmi, Tenaga Ahli Madya; serta Hemas Psikolitikta, Tenaga Ahli Muda. Kehadiran rombongan disambut oleh jajaran Rutan Kelas I Pekanbaru yang selanjutnya mendampingi pelaksanaan verifikasi lapangan di sejumlah titik layanan dan program yang menjadi perhatian.

Dalam kunjungan tersebut, tim KSP melakukan peninjauan langsung terhadap Dapur Rutan, Klinik, serta program Ketahanan Pangan. Pada area dapur, tim melihat secara langsung proses pengelolaan dan penyediaan makanan bagi warga binaan, termasuk aspek kebersihan, pengolahan, serta pemenuhan kebutuhan pangan. Sementara di Klinik Rutan, verifikasi dilakukan untuk melihat pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi warga binaan serta berbagai upaya yang dilakukan dalam mendukung pemenuhan hak dan kebutuhan kesehatan selama menjalani masa pembinaan.

Baca Juga:  Waduh..! 50 Dompeng di Tanah Kali, Diduga Sekeluarga Berlindung Terhadap Oknum DPRD Kuansing 

Selanjutnya, tim KSP turut meninjau program Ketahanan Pangan Rutan Kelas I Pekanbaru yang menjadi salah satu bentuk optimalisasi lahan sekaligus sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui program tersebut, warga binaan diberikan kesempatan untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan pertanian, perikanan, dan peternakan sehingga memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal positif ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kegiatan verifikasi lapangan ini diharapkan dapat memberikan gambaran objektif mengenai pelaksanaan program di Rutan Kelas I Pekanbaru, termasuk capaian maupun berbagai kendala yang masih dihadapi. Hasil kunjungan tersebut selanjutnya menjadi bagian dari bahan evaluasi dan analisis KSP dalam menyusun rekomendasi strategis guna mendukung penguatan pelaksanaan program pemerintah, khususnya di bidang pelayanan publik, kesehatan, pemenuhan kebutuhan dasar, serta pembinaan warga binaan.

Rutan Kelas I Pekanbaru berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pelaksanaan program secara berkelanjutan, dengan mengedepankan prinsip profesional, akuntabel, humanis, dan berorientasi pada hasil. Sinergi dan evaluasi bersama menjadi langkah penting untuk memastikan setiap program yang dijalankan memberikan manfaat nyata serta mendukung tujuan pemasyarakatan dalam membentuk warga binaan yang lebih siap kembali dan berkontribusi positif di masyarakat.    ( Read , Vera wati adiwinoto )

Share :

Baca Juga

Update Terbaru

‎Kecamatan Sail Gencarkan Program Aku Hatinya PKK, Wujudkan Ketahanan Pangan Keluarga dan Lingkungan Asri ‎

Update Terbaru

*Polantas Karib Hadir, Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Warnai Car Free Day Pekanbaru*

Update Terbaru

Jumat Pertama Ramadhan, Harapan Menggema dalam Sholat Jumat Berjamaah di Lapas Pekanbaru

Update Terbaru

Hiasi Ramadan dengan Kepedulian, Kalapas Bengkalis Gelar Buka Bersama Dan Santuni Anak Yatim

Update Terbaru

Polres Kuansing Buka Bersama, Anak Panti Asuha Dapat Santunan, Sinergitas Insan Pers Untuk Program Polri

Update Terbaru

Catatan Kritis Habib HDW Terkait Aturan NIB Kreator Konten: Regulasi Bagus, Tapi Harus Berkeadilan!

Update Terbaru

‎DIPIKAT MASTENAR, Inovasi Puskesmas Tenayan Raya Deteksi PTM Sejak Dini dan Cegah Komplikasi ‎ ‎Pekanbaru – Penyakit tidak menular (PTM) masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat yang membutuhkan perhatian serius. Hipertensi, diabetes melitus hingga kanker menjadi sejumlah penyakit yang dapat muncul akibat berbagai faktor, mulai dari gaya hidup, faktor genetik hingga rendahnya kesadaran masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. ‎ ‎Untuk menjawab tantangan tersebut, Puskesmas Tenayan Raya Kota Pekanbaru menghadirkan inovasi “DIPIKAT MASTENAR”, singkatan dari Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Bersama Puskesmas Tenayan Raya. ‎ ‎Inovasi ini dirancang sebagai upaya memperkuat deteksi dini, pencegahan serta penatalaksanaan penyakit tidak menular secara berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat mengetahui risiko penyakit lebih awal dan memperoleh penanganan yang tepat. ‎ ‎Kepala Puskesmas Tenayan Raya, Nel Afni Lahamid, S.KM., M.KM, menjelaskan bahwa berdasarkan data tahun 2023, dari total penduduk Kota Pekanbaru sebanyak 1.082.246 jiwa, baru sekitar 74.082 jiwa atau 6,8 persen yang mendapatkan layanan skrining PTM. ‎ ‎Dari jumlah tersebut, sebanyak 12.403 jiwa atau sekitar 16,7 persen diketahui memiliki risiko terhadap penyakit tidak menular. ‎ ‎Sementara di wilayah kerja Puskesmas Tenayan Raya, dari total 64.802 jiwa penduduk, sebanyak 11.924 jiwa atau 18,4 persen telah mendapatkan layanan skrining PTM. Dari hasil skrining tersebut, terdapat 4.054 jiwa atau sekitar 23,7 persen yang berisiko mengalami PTM. ‎ ‎“PTM yang banyak terjadi di antaranya hipertensi, diabetes melitus, kanker rahim serta gangguan kesehatan jiwa,” ujar Nel Afni. ‎ ‎Melihat kondisi tersebut, Puskesmas Tenayan Raya kemudian mengembangkan DIPIKAT MASTENAR sebagai langkah inovatif untuk memperluas deteksi dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan. ‎ ‎Bukan Sekadar Skrining ‎ ‎DIPIKAT MASTENAR tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi mencakup rangkaian pelayanan mulai dari edukasi, deteksi dini hingga pengelolaan pasien secara berkelanjutan. ‎ ‎Melalui inovasi ini, masyarakat mendapatkan proteksi kesehatan dan edukasi PTM, deteksi dini risiko penyakit melalui skrining kesehatan, serta peningkatan aktivitas fisik melalui kegiatan senam bersama Puskesmas Tenayan Raya. ‎ ‎Bagi masyarakat yang telah terdeteksi memiliki PTM, dilakukan pemeriksaan rutin setiap bulan sebagai bagian dari upaya pengendalian penyakit sekaligus mencegah terjadinya komplikasi. ‎ ‎Pelayanan juga diperkuat dengan kunjungan rumah bagi pasien risiko tinggi, layanan laboratorium, serta dukungan apotek Program Rujuk Balik (PRB) untuk memudahkan pasien mendapatkan obat secara rutin. ‎ ‎Hadirkan Konsep “One Stop Service” ‎ ‎Salah satu keunggulan DIPIKAT MASTENAR adalah konsep pelayanan berkelanjutan dengan pendekatan “one stop service”. ‎ ‎Melalui konsep tersebut, pasien tidak perlu berpindah-pindah tempat untuk mendapatkan pelayanan lanjutan. Skrining lanjutan, pemeriksaan laboratorium, pengambilan obat PRB hingga layanan fisioterapi dapat dilakukan di Puskesmas Tenayan Raya. ‎ ‎Konsep ini diharapkan membuat pelayanan kesehatan menjadi lebih mudah, cepat dan terintegrasi, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara rutin. ‎ ‎Tujuan utama inovasi DIPIKAT MASTENAR adalah mencegah terjadinya kasus PTM, terutama hipertensi, diabetes melitus dan kanker rahim. Selain itu, inovasi ini juga diarahkan untuk memastikan penderita mendapatkan pengelolaan dan penatalaksanaan yang tepat, mencegah komplikasi serta meningkatkan kualitas hidup pasien. ‎ ‎Dengan mengedepankan prinsip deteksi dini, pencegahan dan pelayanan berkelanjutan, DIPIKAT MASTENAR menjadi salah satu langkah Puskesmas Tenayan Raya dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus membangun kesadaran bahwa PTM dapat dicegah dan dikendalikan apabila diketahui sejak dini. ‎ ‎Pesan yang ingin dibangun pun sederhana: semakin cepat mengetahui risiko, semakin cepat pula langkah pencegahan dan pengobatan dapat dila

Update Terbaru

‎Damkar Pekanbaru Uji Laik Alat Proteksi Kebakaran di RS Awal Bros Hangtuah